BRIDA Sumenep Genjot Jurnal Karaton Menuju SINTA, Dorong Riset Daerah ke Level Nasional
NEWS DIMADURA, SUMENEP–Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, terus memperkuat kualitas dan reputasi Jurnal Karaton dengan target mendapatkan akreditasi SINTA (Science and Technology Index) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing jurnal ilmiah lokal tersebut hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.
Kepala BRIDA Sumenep, Benny Irawan, menjelaskan jurnal Karaton merupakan publikasi ilmiah yang fokus mengangkat isu-isu aktual, faktual, dan strategis terkait pemanfaatan potensi unggulan serta penyelesaian masalah daerah, khususnya di Kabupaten Sumenep.
Dengan akreditasi SINTA, Jurnal Karaton diharapkan semakin dikenal luas, menarik lebih banyak peneliti berkualitas, serta mendorong peningkatan indeks penelitian di daerah.
Menurut Benny, proses akreditasi SINTA menuntut dedikasi dan kerja keras dalam memenuhi standar yang ditetapkan Kementerian.
”Kami sedang fokus pada pemenuhan berbagai kriteria, termasuk peningkatan kualitas artikel, perbaikan tata kelola jurnal, serta optimalisasi sistem pengajuan dan peninjauan,” ujarnya.
Ia menerangkan, BRIDA Sumenep telah melakukan sejumlah langkah konkret dalam pengelolaan Jurnal Karaton, antara lain:
-Peningkatan Kualitas Konten: Mendorong peneliti dan akademisi untuk menyumbangkan artikel orisinal berkualitas tinggi yang relevan dengan fokus jurnal. Seleksi ketat dan proses peer-review independen menjadi prioritas.
Hingga akhir 2024, Jurnal Karaton telah menerbitkan tujuh seri yang dapat diakses secara cetak maupun daring.
-Optimalisasi Tata Kelola Jurnal: Melakukan peninjauan dan perbaikan pada aspek editorial, teknis, dan manajerial.
Termasuk standarisasi gaya penulisan, penggunaan software plagiarism checker, serta meningkatkan efektivitas komunikasi antara penulis, editor, dan reviewer.
-Pengembangan Platform Jurnal: Memperbaiki tampilan dan fungsionalitas platform daring Jurnal Karaton agar lebih user-friendly dan sesuai standar akreditasi SINTA.
-Pelatihan dan Pendampingan: Menyelenggarakan pelatihan berkala bagi tim redaksi dan pengelola jurnal terkait etika publikasi ilmiah, teknik penulisan, dan pemanfaatan teknologi informasi.
Lebih lanjut Benny, menegaskan akreditasi SINTA bukan sekadar pengakuan formal, melainkan juga wujud kontribusi Jurnal Karaton dalam mengembangkan ekosistem riset dan inovasi di Kabupaten Sumenep.
”Kami berharap Jurnal Karaton dapat menjadi referensi utama studi tentang Sumenep sekaligus wadah lahirnya ide-ide inovatif untuk kemajuan daerah,” tuturnya.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow





