dimadura
Beranda Roma Organisasi Bupati Fauzi Titip Misi Literasi kepada Insan Pers PWRI Sumenep

Bupati Fauzi Titip Misi Literasi kepada Insan Pers PWRI Sumenep

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan bantuan buku secara simbolis kepada Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono, sebagai dukungan penguatan literasi masyarakat. (Doc. PWRI Sumenep)

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS SUMENEP, DIMADURA Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menitipkan misi penguatan literasi kepada insan pers yang tergabung dalam DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumenep.

Ia berharap organisasi pers tersebut mampu menjadi penggerak utama dalam memperluas budaya baca hingga menjangkau masyarakat di pelosok desa.

Menurutnya, literasi tidak semata menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi merupakan kerja kolektif yang melibatkan banyak pihak, termasuk media sebagai pilar edukasi publik.

“Berkaitan dengan literasi di Kabupaten Sumenep ini seharusnya menjadi tugas bersama, lebih-lebih bagi insan pers dan pelaku media turut ambil bagian dari hal tersebut,” kata Bupati Fauzi, saat ditemui di rumah dinasnya, Jumat (13/2) siang.

Ia menekankan, sosialisasi literasi harus terus digencarkan agar kesadaran membaca dan berpikir kritis tumbuh secara merata. Upaya tersebut, kata dia, penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumenep.

“Maka harapan kami, sosialisasi literasi harus disampaikan hingga pelosok desa. Karena ini sangat begitu penting agar literasi tetap terus dijaga,” katanya.

Bupati Fauzi juga menyampaikan apresiasi kepada DPC PWRI Sumenep yang dinilai konsisten menjaga semangat literasi, terutama di kalangan pelajar. Ia berharap organisasi pers tersebut dapat terus menghadirkan program yang menyasar seluruh lapisan usia.

“Harapannya kepada PWRI Sumenep, semoga dapat menyampaikan kepada masyarakat bahwa literasi ini penting untuk siapapun. Baik anak-anak, muda, dewasa hingga yang tua,” imbuhnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Bupati Bidang Kebudayaan dan Iptek, Ibnu Hajar, menilai literasi merupakan bentuk edukasi yang harus dimulai dari kesadaran pribadi sebelum ditularkan kepada lingkungan sekitar.

Kolaborasi antara pemerintah dan insan pers, menurutnya, menjadi kunci dalam memperkuat budaya membaca dan nalar kritis masyarakat.

Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus menjalankan program literasi secara berkelanjutan.

“Gerakan ini akan terus subur hingga ke pelosok desa,” singkat Rusydiyono.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Fauzi turut menyerahkan bantuan buku secara simbolis kepada DPC PWRI Sumenep.

Bantuan tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam memperluas budaya baca serta memperkuat fondasi literasi masyarakat.

***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan