Tekan Stunting, DPMD Sumenep Bersama SKK Migas–KEI Jalankan Program Suapan Cinta di Kepulauan
NEWS SUMENEP, DIMADURA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama SKK Migas–KEI mulai mengimplementasikan program Sumenep Asupan Pangan Ceria Indah Merata (Suapan Cinta) di wilayah kepulauan.
Program ini perdana digelar di Desa Pagerungan Kecil dan Pagerungan Besar sebagai upaya konkret menekan angka stunting.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi penegasan komitmen bersama antara pemerintah daerah, SKK Migas, KEI, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung percepatan penanganan stunting, khususnya di wilayah kerja Kangean Energy Indonesia.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, hadir sebagai pihak pemerintah. Ia menyampaikan bahwa program Suapan Cinta memuat aspek edukatif dan psikologis bagi masyarakat sasaran.
Dalam pelaksanaannya, program tersebut mencakup edukasi gizi, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita, serta distribusi susu untuk balita dan ibu hamil.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran keluarga akan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini.
“Kami tidak sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan edukasi langsung agar ada dorongan dan motivasi bagi keluarga sasaran. Ini bagian dari ikhtiar bersama menekan stunting di Sumenep,” terang Anwar, Rabu (14/1/2026).
Ia optimistis, strategi yang diterapkan melalui Suapan Cinta akan lebih tepat sasaran karena melibatkan interaksi langsung dengan masyarakat wilayah kepulauan.
Sementara itu, Kepala Desa Pagerungan Kecil, Halilurahman, mengapresiasi keterlibatan langsung Pemkab Sumenep dan KEI.
Menurutnya, kehadiran program ini memberi nilai lebih karena disertai sosialisasi dan pendampingan kepada warga.
“Selama ini bantuan sering hanya diserahkan begitu saja. Dengan adanya edukasi langsung, masyarakat lebih memahami tujuan program. Kami berterima kasih karena Pagerungan dipilih sebagai lokasi awal Suapan Cinta,” katanya, Kamis (15/1/2026).
Ia berharap dukungan dari seluruh pihak terus berlanjut agar upaya pencegahan stunting di wilayah kepulauan dapat berjalan berkelanjutan.
Dukungan serupa disampaikan Manager PGA Kangean Energy Indonesia, Kampoi Naibaho. Ia menilai pendekatan yang dilakukan melalui Suapan Cinta sangat relevan dengan kondisi sosial masyarakat di wilayah kerja KEI.
“Kami ikut memantau pendampingan PMT dan pemberian susu, sekaligus berdialog langsung dengan warga, kader posyandu, dan tenaga kesehatan. Ini langkah yang bernilai dan berdampak,” ungkapnya.
Kampoi berharap sinergi antara pemerintah daerah dan KEI dapat terus diperkuat hingga target penurunan stunting benar-benar tercapai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kepulauan.
“Ayo sama-sama kita dukung program ini, sehingga keberadaan pemerintah dan KEI memiliki dampak baik untuk kita semua,” tutup Kampoi. ***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow





