NEWS DIMADURA, PAMEKASAN - Seorang pria paruh baya bernama M. Bakir (48), warga Dusun Ahatan, Desa Tlonto Rajah, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Madura, diringkus aparat Polres setempat lantaran diduga mencabuli seorang gadis muda berinisial M (20), warga Kecamatan Batumarmar.
Aksi bejat itu terjadi pada 7 Mei 2025 sekitar pukul 18.30 WIB. Pelaku menjalankan aksinya dengan berpura-pura sebagai dukun penyembuh yang menawarkan ritual pengobatan.
Menurut Kasi humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto, korban awalnya diajak oleh pamannya, MS, untuk berobat ke pelaku. MS percaya bahwa M yang sering kabur dari rumah lantaran tidak ingin dijodohkan bisa disembuhkan lewat pengobatan alternatif.
Saat pertama kali datang, korban disuruh pulang dan diminta kembali keesokan harinya dengan membawa bunga sebagai syarat ritual. Tanpa curiga, korban kembali dengan membawa syarat tersebut.
Pelaku kemudian membawa korban ke area pemakaman di belakang rumahnya, lengkap dengan kain kafan dan minyak. Di tempat yang dianggap sakral itu, pelaku menyetubuhi korban dengan dalih ritual pengobatan.
“Setelah itu, pelaku menyuruh korban mandi, berdoa, lalu pulang ke rumah,†jelas AKP Sri Sugiarto dalam rilis resmi pada Kamis (16/5/2025).
Setiba di rumah, korban langsung menceritakan kejadian memilukan tersebut kepada orang tuanya. Tak terima anaknya diperlakukan seperti itu, keluarga korban segera melaporkan pelaku ke pihak kepolisian.
Polisi langsung bergerak cepat dan menangkap pelaku. Barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian juga turut diamankan.*** Berkedok Ritual, Dukun di Pamekasan Perdaya Gadis 20 Tahun di Pemakaman
R
Redaksi
Sabtu, 17 Mei 2025 | 13:25 WIB
Foto: Dokumentasi dimadura.id
NEWS DIMADURA, PAMEKASAN - Seorang pria paruh baya bernama M. Bakir (48), warga Dusun Ahatan, Desa Tlonto Rajah, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Madura, diringkus aparat Polres setempat lantaran diduga mencabuli seorang gadis muda berinisial M (20), warga Kecamatan Batumarmar.
Aksi bejat itu terjadi pada 7 Mei 2025 sekitar pukul 18.30 WIB. Pelaku menjalankan aksinya dengan berpura-pura sebagai dukun penyembuh yang menawarkan ritual pengobatan.
Menurut Kasi humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto, korban awalnya diajak oleh pamannya, MS, untuk berobat ke pelaku. MS percaya bahwa M yang sering kabur dari rumah lantaran tidak ingin dijodohkan bisa disembuhkan lewat pengobatan alternatif.
Saat pertama kali datang, korban disuruh pulang dan diminta kembali keesokan harinya dengan membawa bunga sebagai syarat ritual. Tanpa curiga, korban kembali dengan membawa syarat tersebut.
Pelaku kemudian membawa korban ke area pemakaman di belakang rumahnya, lengkap dengan kain kafan dan minyak. Di tempat yang dianggap sakral itu, pelaku menyetubuhi korban dengan dalih ritual pengobatan.
“Setelah itu, pelaku menyuruh korban mandi, berdoa, lalu pulang ke rumah,†jelas AKP Sri Sugiarto dalam rilis resmi pada Kamis (16/5/2025).
Setiba di rumah, korban langsung menceritakan kejadian memilukan tersebut kepada orang tuanya. Tak terima anaknya diperlakukan seperti itu, keluarga korban segera melaporkan pelaku ke pihak kepolisian.
Polisi langsung bergerak cepat dan menangkap pelaku. Barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian juga turut diamankan.***
Editor: Admin
Laporan Warga
Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.
Sumenep
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Produksi Keris Tradisional
Achsanul Qosasi Dorong Percepatan KEK Tembakau Madura, Apresiasi Rencana Penambahan Layer Baru CHT
Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Belum Terealisasi, Diskop UKM Perindag Tunggu Perbup DBHCHT
Doa untuk Sang Proklamator, Ribuan Warga Sumenep Refleksikan Semangat Kebangsaan Bung Karno
Pamekasan
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Maut di Larangan Pamekasan, Pengendara Diduga Kurang Waspada Saat Berbelok
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bantu Pelaku UMKM di 13 Kecamatan
Antisipasi Potensi Eskalasi Massa, Polres Pamekasan Godok Kemampuan Dalmas Anggota
Bupati Pamekasan Bicara Ini Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Sampang
Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, PWI Sampang Gelar Bazar Sembako Murah di Depan Pendopo Trunojoyo
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang Ditemukan Tewas
Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Ledakan Petasan Rakitan dari Kaleng Susu Bakar Dua Anak di Sampang
Bangkalan
Madura
Okara