NEWS DIMADURA, SAMPANG – Warga Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya raksasa di perairan muara laut setempat. Hewan buas itu diperkirakan memiliki panjang lebih dari 3 meter dan sempat terekam jelas oleh kamera warga.
Video berdurasi 24 detik tersebut langsung viral di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat buaya tengah berenang perlahan di permukaan laut, sementara suara warga terdengar mengonfirmasi bahwa itu benar-benar seekor buaya.
Kemunculan hewan predator tersebut sontak menimbulkan keresahan, terutama bagi nelayan dan warga yang biasa beraktivitas di sekitar muara.
Suja’i, salah satu warga Desa Trapang, membenarkan bahwa kawasan itu memang telah lama dikenal sebagai habitat alami buaya.
“Kalau sedang berada di muara, harus ekstra hati-hati. Ini bukan kali pertama terlihat ada buaya disini,†katanya, Minggu (22/6/2025).
Sementara itu, Kepala Seksi Pemadam Kebakaran M. Maftuh Fathor Rahman, mengonfirmasi telah menerima laporan terkait kejadian ini. Namun, ia menyebutkan evakuasi belum dapat dilakukan karena keterbatasan peralatan.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan BPBD dan instansi lain untuk penanganan lebih lanjut,†jelasnya.
Sementara itu, warga diimbau untuk menghindari area muara sampai kondisi benar-benar aman, sambil menunggu langkah resmi dari pihak berwenang.*** Buaya Raksasa Muncul di Laut Sampang, Warga Panik
R
Redaksi
Minggu, 22 Juni 2025 | 08:29 WIB
Foto: Dokumentasi dimadura.id
NEWS DIMADURA, SAMPANG – Warga Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya raksasa di perairan muara laut setempat. Hewan buas itu diperkirakan memiliki panjang lebih dari 3 meter dan sempat terekam jelas oleh kamera warga.
Video berdurasi 24 detik tersebut langsung viral di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat buaya tengah berenang perlahan di permukaan laut, sementara suara warga terdengar mengonfirmasi bahwa itu benar-benar seekor buaya.
Kemunculan hewan predator tersebut sontak menimbulkan keresahan, terutama bagi nelayan dan warga yang biasa beraktivitas di sekitar muara.
Suja’i, salah satu warga Desa Trapang, membenarkan bahwa kawasan itu memang telah lama dikenal sebagai habitat alami buaya.
“Kalau sedang berada di muara, harus ekstra hati-hati. Ini bukan kali pertama terlihat ada buaya disini,†katanya, Minggu (22/6/2025).
Sementara itu, Kepala Seksi Pemadam Kebakaran M. Maftuh Fathor Rahman, mengonfirmasi telah menerima laporan terkait kejadian ini. Namun, ia menyebutkan evakuasi belum dapat dilakukan karena keterbatasan peralatan.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan BPBD dan instansi lain untuk penanganan lebih lanjut,†jelasnya.
Sementara itu, warga diimbau untuk menghindari area muara sampai kondisi benar-benar aman, sambil menunggu langkah resmi dari pihak berwenang.***
Editor: Admin
Laporan Warga
Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.
Sumenep
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Produksi Keris Tradisional
Achsanul Qosasi Dorong Percepatan KEK Tembakau Madura, Apresiasi Rencana Penambahan Layer Baru CHT
Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Belum Terealisasi, Diskop UKM Perindag Tunggu Perbup DBHCHT
Doa untuk Sang Proklamator, Ribuan Warga Sumenep Refleksikan Semangat Kebangsaan Bung Karno
Pamekasan
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Maut di Larangan Pamekasan, Pengendara Diduga Kurang Waspada Saat Berbelok
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bantu Pelaku UMKM di 13 Kecamatan
Antisipasi Potensi Eskalasi Massa, Polres Pamekasan Godok Kemampuan Dalmas Anggota
Bupati Pamekasan Bicara Ini Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Sampang
Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, PWI Sampang Gelar Bazar Sembako Murah di Depan Pendopo Trunojoyo
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang Ditemukan Tewas
Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Ledakan Petasan Rakitan dari Kaleng Susu Bakar Dua Anak di Sampang
Bangkalan
Madura
Okara