NEWS DIMADURA, SAMPANG - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang, Suyono, menunjukkan komitmen transparansi sebagai penyelenggara negara dengan melaporkan kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ini disampaikan secara periodik pada 17 Januari 2025 untuk tahun pelaporan 2024.
Berdasarkan pengumuman resmi KPK, total kekayaan Suyono mencapai Rp2.364.183.800. Jumlah tersebut berasal dari berbagai aset, yang didominasi oleh tanah dan bangunan senilai Rp2,1 miliar. Aset-aset ini tersebar di Kabupaten Sampang dan Banyuwangi berasal dari hasil sendiri maupun warisan keluarga.
Selain properti, Suyono juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin dengan nilai total Rp204,3 juta, termasuk satu unit mobil Nissan X-Trail (2015) dan dua motor jenis Honda Beat dan Scoopy.
Harta bergerak lainnya senilai Rp42,9 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp11 juta turut melengkapi daftar kekayaan tersebut.
Menariknya, dalam laporan itu tidak tercantum kepemilikan surat berharga ataupun utang. Hal ini menunjukkan kondisi finansial Suyono yang terbilang bersih dari beban pinjaman.
Laporan kekayaan ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai pejabat publik dan bagian dari pemenuhan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Seluruh data telah diverifikasi secara administratif oleh KPK dan diumumkan melalui sistem resmi LHKPN.*** Tak Punya Utang, Harta Kepala Dinas Pertanian Sampang Tembus Rp2,3 Miliar
R
Redaksi
Senin, 30 Juni 2025 | 22:00 WIB
Foto: Dokumentasi dimadura.id
NEWS DIMADURA, SAMPANG - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang, Suyono, menunjukkan komitmen transparansi sebagai penyelenggara negara dengan melaporkan kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ini disampaikan secara periodik pada 17 Januari 2025 untuk tahun pelaporan 2024.
Berdasarkan pengumuman resmi KPK, total kekayaan Suyono mencapai Rp2.364.183.800. Jumlah tersebut berasal dari berbagai aset, yang didominasi oleh tanah dan bangunan senilai Rp2,1 miliar. Aset-aset ini tersebar di Kabupaten Sampang dan Banyuwangi berasal dari hasil sendiri maupun warisan keluarga.
Selain properti, Suyono juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin dengan nilai total Rp204,3 juta, termasuk satu unit mobil Nissan X-Trail (2015) dan dua motor jenis Honda Beat dan Scoopy.
Harta bergerak lainnya senilai Rp42,9 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp11 juta turut melengkapi daftar kekayaan tersebut.
Menariknya, dalam laporan itu tidak tercantum kepemilikan surat berharga ataupun utang. Hal ini menunjukkan kondisi finansial Suyono yang terbilang bersih dari beban pinjaman.
Laporan kekayaan ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai pejabat publik dan bagian dari pemenuhan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Seluruh data telah diverifikasi secara administratif oleh KPK dan diumumkan melalui sistem resmi LHKPN.***
Editor: Admin
Laporan Warga
Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.
Sumenep
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Produksi Keris Tradisional
Achsanul Qosasi Dorong Percepatan KEK Tembakau Madura, Apresiasi Rencana Penambahan Layer Baru CHT
Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Belum Terealisasi, Diskop UKM Perindag Tunggu Perbup DBHCHT
Doa untuk Sang Proklamator, Ribuan Warga Sumenep Refleksikan Semangat Kebangsaan Bung Karno
Pamekasan
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Maut di Larangan Pamekasan, Pengendara Diduga Kurang Waspada Saat Berbelok
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bantu Pelaku UMKM di 13 Kecamatan
Antisipasi Potensi Eskalasi Massa, Polres Pamekasan Godok Kemampuan Dalmas Anggota
Bupati Pamekasan Bicara Ini Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Sampang
Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, PWI Sampang Gelar Bazar Sembako Murah di Depan Pendopo Trunojoyo
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang Ditemukan Tewas
Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Ledakan Petasan Rakitan dari Kaleng Susu Bakar Dua Anak di Sampang
Bangkalan
Madura
Okara