SAMPANG, dimadura.id – Sebanyak 543 jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Sampang dipastikan masuk daftar keberangkatan pada musim haji tahun 2026. Prosesnya kini memasuki tahap verifikasi data, pembuatan paspor, hingga pemeriksaan kesehatan yang berlangsung sejak 17 - 28 November 2025.
Menurut Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sampang, Sayfuddin, menyampaikan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal.
“Saat ini verifikasi data dan pembuatan paspor sudah berjalan. Setelah itu jamaah mengikuti cek kesehatan sebelum masuk ke proses bio visa di Kemenag,†ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa setelah tahapan kesehatan rampung, pemerintah akan mengumumkan waktu serta besaran biaya pelunasan haji.
Meski informasi awal menyebutkan biaya haji 2026 mengalami penurunan, pihaknya masih menunggu keputusan resmi.
“Informasinya biaya haji turun, tetapi kita tetap menunggu keluarnya kepres atau surat resmi pemerintah terkait berapa biaya pelunasan jamaah,†jelasnya.
Selain 543 jamaah reguler, masih ada tambahan calon jamaah dari kategori cadangan. Pergeseran tetap dimungkinkan bila ada peserta yang menunda keberangkatan. Untuk jamaah lansia, jumlahnya tercatat 39 orang.
“Jumlah 543 itu belum termasuk cadangan. Bisa ada pergeseran kalau ada jamaah tunda berangkat. Lansia tahun ini sekitar 39 orang,†tutur Sayfuddin.
Ia juga memaparkan bahwa JCH 2026 merupakan jamaah dengan estimasi pendaftaran pada Agustus – September, serta peserta yang masuk kuota 90 persen berasal dari pendaftar 1 November 2012, yang termasuk kategori reguler.
Untuk kuota nasional, Jawa Timur mendapat tambahan 7.000 jatah haji dibanding tahun lalu.
“Kalau tahun kemarin Jawa Timur dapat 35 ribu kuota, tahun ini bertambah sekitar 7 ribu. Jadi totalnya 42 ribu,†pungkasnya.***
543 Calon Haji Sampang Siap Berangkat 2026, Kemenag Mulai Verifikasi hingga Cek Kesehatan
R
Redaksi
Jumat, 21 November 2025 | 10:54 WIB
Foto: Dokumentasi dimadura.id
SAMPANG, dimadura.id – Sebanyak 543 jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Sampang dipastikan masuk daftar keberangkatan pada musim haji tahun 2026. Prosesnya kini memasuki tahap verifikasi data, pembuatan paspor, hingga pemeriksaan kesehatan yang berlangsung sejak 17 - 28 November 2025.
Menurut Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sampang, Sayfuddin, menyampaikan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal.
“Saat ini verifikasi data dan pembuatan paspor sudah berjalan. Setelah itu jamaah mengikuti cek kesehatan sebelum masuk ke proses bio visa di Kemenag,†ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa setelah tahapan kesehatan rampung, pemerintah akan mengumumkan waktu serta besaran biaya pelunasan haji.
Meski informasi awal menyebutkan biaya haji 2026 mengalami penurunan, pihaknya masih menunggu keputusan resmi.
“Informasinya biaya haji turun, tetapi kita tetap menunggu keluarnya kepres atau surat resmi pemerintah terkait berapa biaya pelunasan jamaah,†jelasnya.
Selain 543 jamaah reguler, masih ada tambahan calon jamaah dari kategori cadangan. Pergeseran tetap dimungkinkan bila ada peserta yang menunda keberangkatan. Untuk jamaah lansia, jumlahnya tercatat 39 orang.
“Jumlah 543 itu belum termasuk cadangan. Bisa ada pergeseran kalau ada jamaah tunda berangkat. Lansia tahun ini sekitar 39 orang,†tutur Sayfuddin.
Ia juga memaparkan bahwa JCH 2026 merupakan jamaah dengan estimasi pendaftaran pada Agustus – September, serta peserta yang masuk kuota 90 persen berasal dari pendaftar 1 November 2012, yang termasuk kategori reguler.
Untuk kuota nasional, Jawa Timur mendapat tambahan 7.000 jatah haji dibanding tahun lalu.
“Kalau tahun kemarin Jawa Timur dapat 35 ribu kuota, tahun ini bertambah sekitar 7 ribu. Jadi totalnya 42 ribu,†pungkasnya.***
Editor: Admin
Laporan Warga
Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.
Sumenep
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Produksi Keris Tradisional
Achsanul Qosasi Dorong Percepatan KEK Tembakau Madura, Apresiasi Rencana Penambahan Layer Baru CHT
Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Belum Terealisasi, Diskop UKM Perindag Tunggu Perbup DBHCHT
Doa untuk Sang Proklamator, Ribuan Warga Sumenep Refleksikan Semangat Kebangsaan Bung Karno
Pamekasan
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Maut di Larangan Pamekasan, Pengendara Diduga Kurang Waspada Saat Berbelok
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bantu Pelaku UMKM di 13 Kecamatan
Antisipasi Potensi Eskalasi Massa, Polres Pamekasan Godok Kemampuan Dalmas Anggota
Bupati Pamekasan Bicara Ini Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Sampang
Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, PWI Sampang Gelar Bazar Sembako Murah di Depan Pendopo Trunojoyo
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang Ditemukan Tewas
Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Ledakan Petasan Rakitan dari Kaleng Susu Bakar Dua Anak di Sampang
Bangkalan
Madura
Okara