NEWS DIMADURA, SAMPANG - Pasar Hewan di Kabupaten Sampang, Madura, mengalami penurunan aktivitas yang signifikan akibat merebaknya wabah ternak belakangan ini. Bahkan, jumlah pengunjung pasar hewan menurun secara signifikan hingga 50 persen lebih.
Kepala Diskopindag Sampang Chairijah menyampaikan bahwa pengunjung pasar hewan mengalami penurunan secara drastis setelah mewabahnya penyakit sapi ternak.
"Kemerosotannya hampir 50 persen lebih. Kemarin saja di pasar hewan Omben, sapi yang dijual hanya 3 ekor saja,"ungkapnya kepada media ini saat menghadiri kegiatan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan, Kamis (9/1/2025).
Chairijah menjelaskan bahwa kemerosotan pengunjung terjadi di seluruh pasar hewan yang ada di Kabupaten Sampang.
"Penurunan jumlah pengunjung pasar mulai dari Oktober 2024. Namun yang paling drastis penurunannya dari November sampai sekarang," jelasnya.
Chairijah berharap penyakit sapi cepat berlalu, sehingga para pedagang dan peternak tidak resah.*** Dampak Wabah Ternak, Aktivitas Pasar Hewan di Sampang Merosot Tajam
R
Redaksi
Jumat, 10 Januari 2025 | 09:49 WIB
Foto: Dokumentasi dimadura.id
NEWS DIMADURA, SAMPANG - Pasar Hewan di Kabupaten Sampang, Madura, mengalami penurunan aktivitas yang signifikan akibat merebaknya wabah ternak belakangan ini. Bahkan, jumlah pengunjung pasar hewan menurun secara signifikan hingga 50 persen lebih.
Kepala Diskopindag Sampang Chairijah menyampaikan bahwa pengunjung pasar hewan mengalami penurunan secara drastis setelah mewabahnya penyakit sapi ternak.
"Kemerosotannya hampir 50 persen lebih. Kemarin saja di pasar hewan Omben, sapi yang dijual hanya 3 ekor saja,"ungkapnya kepada media ini saat menghadiri kegiatan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan, Kamis (9/1/2025).
Chairijah menjelaskan bahwa kemerosotan pengunjung terjadi di seluruh pasar hewan yang ada di Kabupaten Sampang.
"Penurunan jumlah pengunjung pasar mulai dari Oktober 2024. Namun yang paling drastis penurunannya dari November sampai sekarang," jelasnya.
Chairijah berharap penyakit sapi cepat berlalu, sehingga para pedagang dan peternak tidak resah.***
Editor: Admin
Laporan Warga
Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.
Sumenep
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Produksi Keris Tradisional
Achsanul Qosasi Dorong Percepatan KEK Tembakau Madura, Apresiasi Rencana Penambahan Layer Baru CHT
Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Belum Terealisasi, Diskop UKM Perindag Tunggu Perbup DBHCHT
Doa untuk Sang Proklamator, Ribuan Warga Sumenep Refleksikan Semangat Kebangsaan Bung Karno
Pamekasan
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Maut di Larangan Pamekasan, Pengendara Diduga Kurang Waspada Saat Berbelok
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bantu Pelaku UMKM di 13 Kecamatan
Antisipasi Potensi Eskalasi Massa, Polres Pamekasan Godok Kemampuan Dalmas Anggota
Bupati Pamekasan Bicara Ini Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Sampang
Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, PWI Sampang Gelar Bazar Sembako Murah di Depan Pendopo Trunojoyo
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang Ditemukan Tewas
Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Ledakan Petasan Rakitan dari Kaleng Susu Bakar Dua Anak di Sampang
Bangkalan
Madura
Okara