NEWS DIMADURA, SAMPANG – Nama Ring Ababil Bird Farm kian berkibar di dunia perkutut Indonesia. Dari ratusan ternak yang dimiliki, sejumlah burung perkutut asal farm ini telah menjadi legenda, di antaranya Ratu Bilqis, Ruby Star, Agoda, hingga Aura Kamelia.
“Ratu Bilqis sering menjuarai Liga Madura. Sementara Ruby Star bukan hanya juara nasional, tapi juga pernah terjual dengan harga fantastis Rp300 juta,†ujar Abdul Aziz Ali, pemilik Ring Ababil Bird Farm, di Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Kamis (28/8/2025).
Prestasi membanggakan juga ditorehkan Agoda. Pada Juni 2025 lalu, burung ini sukses meraih juara satu nasional kelas bebas senior meski baru berusia sembilan bulan.
“Alhamdulillah, hampir setiap bulan ada prestasi. Kadang juara satu, dua, atau minimal masuk 10 besar nasional. Jumlah piala sudah tidak terhitung lagi,†ungkap Aziz.
Tak hanya itu, deretan nama lain seperti Ambusman, Parabu, Wiro Sableng, hingga Idola Abu juga menjadi langganan podium dalam berbagai kejuaraan, baik tingkat daerah maupun nasional.
“Setiap kali turun lomba, burung Ring Ababil hampir selalu meraih peringkat. Bahkan banyak yang jadi incaran kolektor,†tambahnya.
Dengan segudang prestasi tersebut, Ring Ababil Bird Farm kini dipandang sebagai barometer kualitas perkutut nasional sekaligus ikon Madura dalam dunia kung mania, sebutan bagi pecinta burung perkutut.*** Ratu Bilqis hingga Ruby Star, Perkutut Ring Ababil Ukir Sejarah dari Madura
R
Redaksi
Kamis, 28 Agustus 2025 | 14:37 WIB
Foto: Dokumentasi dimadura.id
NEWS DIMADURA, SAMPANG – Nama Ring Ababil Bird Farm kian berkibar di dunia perkutut Indonesia. Dari ratusan ternak yang dimiliki, sejumlah burung perkutut asal farm ini telah menjadi legenda, di antaranya Ratu Bilqis, Ruby Star, Agoda, hingga Aura Kamelia.
“Ratu Bilqis sering menjuarai Liga Madura. Sementara Ruby Star bukan hanya juara nasional, tapi juga pernah terjual dengan harga fantastis Rp300 juta,†ujar Abdul Aziz Ali, pemilik Ring Ababil Bird Farm, di Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Kamis (28/8/2025).
Prestasi membanggakan juga ditorehkan Agoda. Pada Juni 2025 lalu, burung ini sukses meraih juara satu nasional kelas bebas senior meski baru berusia sembilan bulan.
“Alhamdulillah, hampir setiap bulan ada prestasi. Kadang juara satu, dua, atau minimal masuk 10 besar nasional. Jumlah piala sudah tidak terhitung lagi,†ungkap Aziz.
Tak hanya itu, deretan nama lain seperti Ambusman, Parabu, Wiro Sableng, hingga Idola Abu juga menjadi langganan podium dalam berbagai kejuaraan, baik tingkat daerah maupun nasional.
“Setiap kali turun lomba, burung Ring Ababil hampir selalu meraih peringkat. Bahkan banyak yang jadi incaran kolektor,†tambahnya.
Dengan segudang prestasi tersebut, Ring Ababil Bird Farm kini dipandang sebagai barometer kualitas perkutut nasional sekaligus ikon Madura dalam dunia kung mania, sebutan bagi pecinta burung perkutut.***
Editor: Admin
Laporan Warga
Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.
Sumenep
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Produksi Keris Tradisional
Achsanul Qosasi Dorong Percepatan KEK Tembakau Madura, Apresiasi Rencana Penambahan Layer Baru CHT
Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Belum Terealisasi, Diskop UKM Perindag Tunggu Perbup DBHCHT
Doa untuk Sang Proklamator, Ribuan Warga Sumenep Refleksikan Semangat Kebangsaan Bung Karno
Pamekasan
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Maut di Larangan Pamekasan, Pengendara Diduga Kurang Waspada Saat Berbelok
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bantu Pelaku UMKM di 13 Kecamatan
Antisipasi Potensi Eskalasi Massa, Polres Pamekasan Godok Kemampuan Dalmas Anggota
Bupati Pamekasan Bicara Ini Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Sampang
Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, PWI Sampang Gelar Bazar Sembako Murah di Depan Pendopo Trunojoyo
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang Ditemukan Tewas
Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Ledakan Petasan Rakitan dari Kaleng Susu Bakar Dua Anak di Sampang
Bangkalan
Madura
Okara