NEWS DIMADURA, SUMENEP – Seorang pemuda dari ujung timur pulau Madura tepatnya di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, melakukan aksi nekat menurunkan bendera Partai Politik (Parpol) yang berkibar tinggi di pinggir jalan.
Dalam videonya yang tersebar, dirinya melakukan tindakan tersebut karena menilai apabila bendera Parpol dikibarkan lebih tinggi dari bendera merah putih maka akan mencederai nilai kebangsaan Indonesia.
"Kami merasa muak pada sistem pemerintahan saat ini, hanya bendera one piece yang dilarang dikibarkan dan bahkan beberapa orang dihentikan oleh pihak kepolisian karena memasang bendera tersebut," tegas Moh. Faiq, Jumat (15/8/2025)
Dia dikenal dengan sapaan akrab Faiq, mengungkapkan bendera Parpol yang berserakan di pinggir jalan bahkan dikibarkan lebih tinggi dari bendera Indonesia seolah-olah dibiarkan tidak diturunkan.
"Hal ini tentu mengundang amarah besar bagi semua orang, karena jika bicara soal persatuan dan kesatuan maka semua bendera harus diturunkan, termasuk bendera Parpol ini," ungkapnya.
Lebih lanjut Faiq menyampaikan, seharusnya pemerintah juga ikut memberikan sangsi pada setiap partai yang mengibarkan benderanya lebih tinggi dari bendera Indonesia. "Bukan hanya bendera one piece yang menjadi atensi," imbuhnya.
Alumni kampus Universitas Annuqayah ini mengatakan, agama telah mengajarkan bahwa mencintai tanah air adalah sebagian dari iman.
Sehingga, kata Faiq, mari sama-sama kita turunkan sebagai bentuk kecintaan dan perlawanan pada sistem yang telah merampas kuasa dari rakyatnya.
"Jangan takut, semua ini dilakukan untuk menjaga Indonesia. Pun kepada pemerintah kabupaten Sumenep dan Polres Sumenep, kalau ada nyali saya tantang kalian untuk menurunkan bendera Parpol yang berkibar lebih tinggi dari bendera Indonesia," tutupnya.***
Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Produksi Keris Tradisional
Achsanul Qosasi Dorong Percepatan KEK Tembakau Madura, Apresiasi Rencana Penambahan Layer Baru CHT
Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Belum Terealisasi, Diskop UKM Perindag Tunggu Perbup DBHCHT
Doa untuk Sang Proklamator, Ribuan Warga Sumenep Refleksikan Semangat Kebangsaan Bung Karno
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Maut di Larangan Pamekasan, Pengendara Diduga Kurang Waspada Saat Berbelok
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bantu Pelaku UMKM di 13 Kecamatan
Antisipasi Potensi Eskalasi Massa, Polres Pamekasan Godok Kemampuan Dalmas Anggota
Bupati Pamekasan Bicara Ini Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, PWI Sampang Gelar Bazar Sembako Murah di Depan Pendopo Trunojoyo
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang Ditemukan Tewas
Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian