NEWS SUMENEP, DIMADURA — SMA Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menorehkan prestasi membanggakan setelah berhasil meraih Juara VI dalam ajang Workshop dan Kompetisi Film Pendek “From Roots to Reels†tingkat SMA/SMK/MA sederajat dan mahasiswa.
Kompetisi yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep ini bertajuk “Dari Akar Tradisi Menuju Layar Digital†dan memperebutkan total hadiah jutaan rupiah.
Kepala SMA NU Sumenep, Sri Farida Hartatik, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian siswa-siswinya yang telah menunjukkan semangat dan kreativitas luar biasa di bidang perfilman.
“Alhamdulillah, rejeki di bulan November. Bravo untuk anak-anak kita semua,†ucapnya bangga, Selasa (11/11).
Ia juga mengapresiasi perjuangan para guru yang telah mendampingi siswa hingga mampu menorehkan prestasi tersebut. “Semangat untuk semuanya dalam memberikan pelayanan yang terbaik,†tambahnya.
Sementara itu, Fiqi Ar-Rahman, operator sekolah yang ditugaskan mendampingi delegasi SMA NU Sumenep, turut memberikan apresiasi kepada para peserta didik atas dedikasi dan kerja keras mereka.
“Selamat atas kemenangan di lomba video From Roots to Reels oleh Diskominfo tingkat SMA. Kreativitas dan kerja keras kalian membuktikan bahwa mimpi bisa jadi nyata,†katanya.
[caption id="attachment_16573" align="aligncenter" width="700"]
Kadiskominfo Sumenep, Indra Wahyudi (tengah) Bersama Para Dewan Juri sekaligus Pembina Workshop dan Kompetisi Film Pendek Root to Reels Diskominfo Sumenep (Foto: Istimewa/Doc. Dimadura)[/caption]
Kepala Diskominfo Sumenep Indra Wahyudi mengatakan, Sumenep memiliki kekayaan potensi yang luar biasa, baik dari sisi alam, budaya, maupun sumber daya manusianya, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.
“Potensi besar itu tidak akan bermakna tanpa ada generasi muda yang mau mengangkat dan menceritakannya dengan cara baru seperti kegiatan ini,†jelasnya, saat sambutan.
“Etos kreativitas dan kepekaan terhadap nilai-nilai lokal masyarakat kita harus diakui cukup bahkan sangat kuat,†imbuhnya.