NEWS SUMENEP, DIMADURA – Pembinaan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sumenep, Jawa Timur, terus menjadi perhatian utama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat.
Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Benny Irawan, mengatakan pembinaan disiplin ASN merupakan fokus penting, khususnya pada bidang yang menangani pembinaan aparatur.
“Model pembinaan kedisiplinan tetap menjadi perhatian kami. Karena itu, salah satu fokus bidang di BKPSDM adalah pembinaan terhadap ASN yang ada di Kabupaten Sumenep,†terang Benny.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah strategi yang dilakukan untuk memperkuat disiplin ASN. Salah satunya melalui sosialisasi dan penguatan pemahaman terhadap regulasi yang mengikat para pegawai.
Menurut Benny, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) bahkan secara khusus meminta pelaksanaan sosialisasi terkait peningkatan kedisiplinan ASN, dan BKPSDM segera menindaklanjuti permintaan tersebut.
Selain sosialisasi langsung, penyebaran informasi pembinaan kedisiplinan juga dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial.
Di sisi lain, ia juga menegaskan akan melakukan penindakan terhadap ASN yang terbukti melanggar aturan disiplin.
Penindakan tersebut dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari pemanggilan, pembinaan, hingga penjatuhan sanksi.
“Semua proses itu kami lakukan sesuai aturan yang berlaku,†kata Benny.
Terkait regulasi, Benny menuturkan bahwa ketentuan disiplin ASN di Sumenep merujuk pada berbagai peraturan perundang-undangan, mulai dari Undang-Undang ASN, peraturan kementerian dalam negeri, hingga regulasi teknis lainnya.
Adapun peraturan daerah (perda) hanya mengatur hal tertentu, mungkin seperti penggunaan pakaian dinas dan lain sebagai.
Ia berharap seluruh ASN dapat menjalankan tugas dan bekerja sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami berharap mereka bisa melaksanakan tugas dan bekerja sebagaimana mestinya sesuai undang-undang,†pungkasnya.***
Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Produksi Keris Tradisional
Achsanul Qosasi Dorong Percepatan KEK Tembakau Madura, Apresiasi Rencana Penambahan Layer Baru CHT
Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Belum Terealisasi, Diskop UKM Perindag Tunggu Perbup DBHCHT
Doa untuk Sang Proklamator, Ribuan Warga Sumenep Refleksikan Semangat Kebangsaan Bung Karno
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Maut di Larangan Pamekasan, Pengendara Diduga Kurang Waspada Saat Berbelok
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bantu Pelaku UMKM di 13 Kecamatan
Antisipasi Potensi Eskalasi Massa, Polres Pamekasan Godok Kemampuan Dalmas Anggota
Bupati Pamekasan Bicara Ini Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, PWI Sampang Gelar Bazar Sembako Murah di Depan Pendopo Trunojoyo
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang Ditemukan Tewas
Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian