NEWS, DIMADURA – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Sumenep merayakan Ramadan 1447 Hijriah dengan cara yang berbeda. Organisasi profesi wartawan ini membagikan ratusan kupon takjil kepada masyarakat sebagai upaya berbagi sekaligus mendorong pemerataan ekonomi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan yang digelar di kawasan Tajamara, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Sumenep ini menjadi agenda sosial tahunan PWRI yang kini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan. Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono, mengatakan bahwa pembagian kupon takjil merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus strategi untuk menggerakkan roda ekonomi para pedagang kecil di kawasan tersebut. Menurut pria yang akrab disapa Yono itu, sistem kupon sengaja dipilih agar pembelian takjil tidak terpusat pada satu pedagang saja, melainkan bisa tersebar merata di seluruh lapak UMKM yang berjualan di kawasan Tajamara. “Alhamdulillah kegiatan berbagi kupon takjil ini sudah berjalan untuk ketiga kalinya dan menjadi agenda rutin setiap Ramadan,” ungkapnya di sela kegiatan, Kamis (12/3). Ia menjelaskan, masyarakat yang menerima kupon dapat menukarkannya dengan berbagai jenis takjil kepada pedagang yang ada di lokasi. Cara ini dinilai efektif untuk memastikan setiap pelaku UMKM merasakan dampak ekonomi dari kegiatan tersebut. “Kami bekerja sama dengan paguyuban UMKM Tajamara. Dengan sistem kupon, pembelian takjil bisa merata kepada para pedagang di sini sehingga manfaatnya dapat dirasakan bersama,” jelasnya. Yono menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen PWRI Sumenep dalam mendukung perputaran ekonomi masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas jual beli makanan berbuka puasa. “Harapannya pemerataan ekonomi di Kabupaten Sumenep terus berjalan. Di bulan suci Ramadan ini para pelaku UMKM juga bisa merasakan berkah dari meningkatnya aktivitas ekonomi,” tutur Ketua DPC PWRI Sumenep. Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan ratusan kupon yang dibagikan kepada masyarakat yang datang ke kawasan Tajamara. Mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa terlihat antusias menerima kupon dan menukarkannya dengan aneka takjil yang dijajakan pedagang. Salah satu penerima kupon, Wahed (46), seorang tukang becak yang biasa mangkal di sekitar lokasi, mengaku senang dengan kegiatan tersebut. “Semoga tahun depan bisa diadakan lagi. Terima kasih kepada PWRI Sumenep,” ujarnya. Hal serupa disampaikan Sri (26), warga Desa Kolor, yang menilai kegiatan tersebut memberi manfaat ganda, baik bagi masyarakat maupun para pedagang kecil. “Menurut saya ini kegiatan yang sangat bagus. Masyarakat bisa mendapatkan takjil gratis, sementara pedagang tetap mendapat pembeli. Semoga setiap Ramadan terus ada,” katanya. Sementara itu, Ketua Paguyuban UMKM Tajamara, Heri Santoso, menyampaikan apresiasi kepada PWRI Sumenep yang telah melibatkan para pedagang lokal dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sistem kupon terbukti membantu para pedagang mendapatkan pembeli secara lebih merata. “Dengan sistem kupon seperti ini, pedagang UMKM di Tajamara bisa merasakan manfaatnya secara adil. Ini sangat membantu kami, terutama di bulan Ramadan,” katanya. Sebagai informasi tambahan, kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Pemerintah Kabupaten Sumenep, DPRD Sumenep, Baznas Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Djava, DRT, Said Abdullah Institute, SKK Migas – KEI, serta Medco Energi. ***