NEWS ADVERTORIAL, DIMADURA – BRI Sumenep sukses menggelar acara Panen Hadiah Simpedes (PHS) periode kedua (September 2023-Juni 2024). Acara yang berlangsung di depan kantor BRI Branch Office Sumenep ini dimeriahkan dengan arak-arakan Ul-Daul Lanceng Accen, tari muang sangkal dan penampilan musik marching band.
Hadiah utama berupa 1 unit mobil New Carry Pick Up dan Grand Prize berupa 1 unit mobil Suzuki New Ertiga GL M/T, diarak dari Taman Tajamara hingga ke depan kantor BRI Branch Office Sumenep, diiringi tetabuhan musil Ul-Daul Lanceng Accen asal Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Sabtu pagi tanggal 15 Juni 2024.
Saat sambutan, Kepala BRI Branch Office Sumenep, Heru H., atau yang akrab disapa Pinca Heru, mengungkapkan acara ini juga dalam rangka merayakan HUT BRI yang ke-128 tahun. "Bulan Desember nanti, BRI genap berusia 129 tahun," imbuhnya.
[caption id="attachment_4937" align="aligncenter" width="800"]
Kepala BRI Branch Office Sumenep, Heeu H., saat menyampaikan sambutan (Foto: Mazdon/dimadura.id)[/caption]
Disampaikan, BRI sebagai lembaga intermediasi, bertugas menghimpun keuangan masyarakat dan menyalurkannya kembali untuk mendongkrak laju perekonomian masyarakat.
Pinca Heru berpesan agar masyarakat tetap menaruh kepercayaan besar kepada BRI. Bahwa BRI, kata dia, memiliki sistem keamanan yang kuat dan good corporate governance yang ketat, baik dalam hal tabungan maupun penyaluran kredit.
"Bapak ibu tidak usah khawatir untuk menabung uang, mempercayakan keuangan di BRI, bahwa uang bapak ibu semua akan aman," tegasnya.
BACA JUGA: Kemeriahan Panen Hadiah Simpedes BRI Sumenep, Arak-arakan Ul-Daul Hingga Undian Hadiah Mobil https://dimadura.id/kemeriahan-panen-hadiah-simpedes-bri-sumenep-arak-arakan-ul-daul-hingga-undian-hadiah-mobil/
Heru menegaskan hal itu dengan membeberkan data bahwa jumlah nasabah BRI di Sumenep saat ini mencapai 465.369, dengan total tabungan sebesar Rp 796 miliar.
Dari dana tabungan sebesar Rp 796 miliar tersebut, hingga bulan Mei 2024 kemarin, BRI Sumenep telah berhasil menyalurkan kredit mikro sebesar Rp 1,2 triliun.
"Selisih antara penyaluran kredit sebesar Rp 1,2 triliun dengan dana tersimpan Rp 796 miliar itu didapat dari BRI di daerah lain yang surplus," kata Heru.