NEWS DIMADURA, SUMENEP - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep, Ach. Dzulkarnain, harus menerima kritik setelah menyampaikan informasi keliru terkait dana hibah Pilkada 2024.
Sebelumnya, ia menyebutkan bahwa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumenep menerima dana hibah sebesar Rp42 miliar. Namun, Ketua Bawaslu Sumenep, Achmad Zubaidi, segera mengoreksi angka tersebut.
“Kebalik, 24 M bukan 42 M,†kata Achmad Zubaidi, sambil disertai emotikon tawa melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 1 Oktober 2024.
Koreksi ini langsung menyoroti ketidakakuratan pernyataan yang sebelumnya disampaikan oleh Bakesbangpol, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai kelalaian dalam pengelolaan informasi publik.
Dalam pernyataan sebelumnya, Kepala Bakesbangpol, Ach. Dzulkarnain, menjelaskan bahwa Pemkab Sumenep mengalokasikan total Rp122 miliar dana hibah untuk mendukung pelaksanaan Pilkada 2024.
Rinciannya, Rp70 miliar untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rp42 miliar untuk Bawaslu, serta anggaran untuk keamanan, yakni Rp2 miliar untuk Kodim 0827 dan Rp8 miliar untuk Polres Sumenep.
Namun, saat dikonfirmasi ulang pada Kamis, 3 Oktober 2024, Dzulkarnain mengakui adanya kesalahan dalam informasi yang disampaikan. “Ya, yang bener Rp24 miliar itu mas, terbalik pak Kabid nyebutin itu kemarin, ndak dicek lagi gitu leh,†ujarnya, Kamis 3 Oktober 2024.
Namun demikian, dirinya tidak menyebutkan koreksi lebih tegas, berapa total dana hibah Pemkab Sumenep yang dikucurkan melalui Bakesbangpol untuk Pilkada Serentak 2024.
"Jadi KPU itu dapet Rp70 miliar, Bawaslu Rp24 miliar, untuk keamanan, Polres itu dapat Rp8 miliar dan Kodim Rp2 miliar. Totalnya ya kurangi saja itu yang dari Rp24 miliar (Rp104 miliar, red)," pungkasnya.*** Koreksi Ketua Bawaslu Sumenep Soal Dana Hibah Rp42 Miliar, Ini Kata Kaban Ach Dzulkarnain
R
Redaksi
Kamis, 3 Oktober 2024 | 14:19 WIB
Foto: Dokumentasi dimadura.id
NEWS DIMADURA, SUMENEP - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep, Ach. Dzulkarnain, harus menerima kritik setelah menyampaikan informasi keliru terkait dana hibah Pilkada 2024.
Sebelumnya, ia menyebutkan bahwa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumenep menerima dana hibah sebesar Rp42 miliar. Namun, Ketua Bawaslu Sumenep, Achmad Zubaidi, segera mengoreksi angka tersebut.
“Kebalik, 24 M bukan 42 M,†kata Achmad Zubaidi, sambil disertai emotikon tawa melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 1 Oktober 2024.
Koreksi ini langsung menyoroti ketidakakuratan pernyataan yang sebelumnya disampaikan oleh Bakesbangpol, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai kelalaian dalam pengelolaan informasi publik.
Dalam pernyataan sebelumnya, Kepala Bakesbangpol, Ach. Dzulkarnain, menjelaskan bahwa Pemkab Sumenep mengalokasikan total Rp122 miliar dana hibah untuk mendukung pelaksanaan Pilkada 2024.
Rinciannya, Rp70 miliar untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rp42 miliar untuk Bawaslu, serta anggaran untuk keamanan, yakni Rp2 miliar untuk Kodim 0827 dan Rp8 miliar untuk Polres Sumenep.
Namun, saat dikonfirmasi ulang pada Kamis, 3 Oktober 2024, Dzulkarnain mengakui adanya kesalahan dalam informasi yang disampaikan. “Ya, yang bener Rp24 miliar itu mas, terbalik pak Kabid nyebutin itu kemarin, ndak dicek lagi gitu leh,†ujarnya, Kamis 3 Oktober 2024.
Namun demikian, dirinya tidak menyebutkan koreksi lebih tegas, berapa total dana hibah Pemkab Sumenep yang dikucurkan melalui Bakesbangpol untuk Pilkada Serentak 2024.
"Jadi KPU itu dapet Rp70 miliar, Bawaslu Rp24 miliar, untuk keamanan, Polres itu dapat Rp8 miliar dan Kodim Rp2 miliar. Totalnya ya kurangi saja itu yang dari Rp24 miliar (Rp104 miliar, red)," pungkasnya.***
Editor: Admin
Laporan Warga
Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.
Sumenep
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Produksi Keris Tradisional
Achsanul Qosasi Dorong Percepatan KEK Tembakau Madura, Apresiasi Rencana Penambahan Layer Baru CHT
Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Belum Terealisasi, Diskop UKM Perindag Tunggu Perbup DBHCHT
Doa untuk Sang Proklamator, Ribuan Warga Sumenep Refleksikan Semangat Kebangsaan Bung Karno
Pamekasan
PT Paiton Energy Kunjungi IBS PKMKK, Bahas Ekonomi Sirkular dan Ekoteologi Pesantren
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Maut di Larangan Pamekasan, Pengendara Diduga Kurang Waspada Saat Berbelok
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bantu Pelaku UMKM di 13 Kecamatan
Antisipasi Potensi Eskalasi Massa, Polres Pamekasan Godok Kemampuan Dalmas Anggota
Sampang
Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, PWI Sampang Gelar Bazar Sembako Murah di Depan Pendopo Trunojoyo
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang Ditemukan Tewas
Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Ledakan Petasan Rakitan dari Kaleng Susu Bakar Dua Anak di Sampang
Bangkalan
Madura
Okara
Berita Terpopuler