NEWS DIMADURA, SUMENEP – Keputusan Nyi Eva untuk menikah dengan Bripka Krisna Maharta, seorang anggota Brimob, tanpa mempertimbangkan trah kiai menarik perhatian publik. Langkah ini didukung penuh oleh sang ibunda, Nyai Hj. Aqidah Usymuni, yang memiliki alasan mendalam di balik saran tersebut.
“Saya pernah bilang ke anak saya, kalau menikah jangan pilih kiai. Di sini ada hakim, ada alim. Takut terjadi pertengkaran,†ujar Nyai Aqidah.
Menurutnya, dalam kehidupan pernikahan, keseimbangan antara ulama dan umara lebih diutamakan. “Agar lengkap, ada umara dan ulama,†tambahnya.
Keputusan itu dibuat bukan tanpa pertimbangan. Nyai Aqidah juga menghindari nasihat agar anaknya menikah dengan seorang pedagang atas dasar pengalaman pribadi yang dialaminya.
“Dulu saya pernah berdagang, dan itu menggoda untuk lebih mengutamakan uang daripada ibadah,†jelasnya.
Atas alasan-alasan itulah, sehingga ia merasa bahwa Krisna adalah jodoh yang tepat untuk Nyi Eva.
Ini Alasan Mengapa Nyi Eva Tak Pilih Trah Kiai
R
Redaksi
Kamis, 5 Desember 2024 | 22:42 WIB
Foto: Dokumentasi dimadura.id
NEWS DIMADURA, SUMENEP – Keputusan Nyi Eva untuk menikah dengan Bripka Krisna Maharta, seorang anggota Brimob, tanpa mempertimbangkan trah kiai menarik perhatian publik. Langkah ini didukung penuh oleh sang ibunda, Nyai Hj. Aqidah Usymuni, yang memiliki alasan mendalam di balik saran tersebut.
“Saya pernah bilang ke anak saya, kalau menikah jangan pilih kiai. Di sini ada hakim, ada alim. Takut terjadi pertengkaran,†ujar Nyai Aqidah.
Menurutnya, dalam kehidupan pernikahan, keseimbangan antara ulama dan umara lebih diutamakan. “Agar lengkap, ada umara dan ulama,†tambahnya.
Keputusan itu dibuat bukan tanpa pertimbangan. Nyai Aqidah juga menghindari nasihat agar anaknya menikah dengan seorang pedagang atas dasar pengalaman pribadi yang dialaminya.
“Dulu saya pernah berdagang, dan itu menggoda untuk lebih mengutamakan uang daripada ibadah,†jelasnya.
Atas alasan-alasan itulah, sehingga ia merasa bahwa Krisna adalah jodoh yang tepat untuk Nyi Eva.
Editor: Admin
Laporan Warga
Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.
Sumenep
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Produksi Keris Tradisional
Achsanul Qosasi Dorong Percepatan KEK Tembakau Madura, Apresiasi Rencana Penambahan Layer Baru CHT
Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Belum Terealisasi, Diskop UKM Perindag Tunggu Perbup DBHCHT
Doa untuk Sang Proklamator, Ribuan Warga Sumenep Refleksikan Semangat Kebangsaan Bung Karno
Pamekasan
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Maut di Larangan Pamekasan, Pengendara Diduga Kurang Waspada Saat Berbelok
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bantu Pelaku UMKM di 13 Kecamatan
Antisipasi Potensi Eskalasi Massa, Polres Pamekasan Godok Kemampuan Dalmas Anggota
Bupati Pamekasan Bicara Ini Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Sampang
Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, PWI Sampang Gelar Bazar Sembako Murah di Depan Pendopo Trunojoyo
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang Ditemukan Tewas
Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Ledakan Petasan Rakitan dari Kaleng Susu Bakar Dua Anak di Sampang
Bangkalan
Madura
Okara