Kata serapan bahasa asing dengan protesis vokal e dan konsonan pengantar seperti ebbis, eppèl, eccas, dan lain sebagainya menandakan kata tersebut tidak baku, bukan kosakata asli bahasa Madura.
4. Contoh Lain Kata Baku dan Tidak Baku
Daftar kosakata dalam tabel berikut adalah contoh lain tentang kosakata baku dan tidak baku dalam bahasa Madura. Simak selengkapnya!
| No. | Tidak Baku | Baku | Keterangan |
| 1 | tuli | duli/dhuli | konsonan tajam t tidak boleh berkumpul dengan vokal halus i. |
| 2 | berre' | berra'/berrâ' | beda pengucapan antara vokal bisu e dengan vokal halus a/â yang dibaca ê. Selama bisa menggandengankan konsonan halus (b, dh (á¸), g, j, d) dengan vokal halus (â, i, u), maka disarankan tidak memakai vokal bisu e, apalagi menggandengkannya dengan vokal tajam (a, è, atau o) |
| 3 | mireng | mereng/mèrèng | Rumus ejaan Bahasa Madura: Tidak boleh menggandengan konsonan tajam (c, k, m, p, s, t, th, n, ng, dan ny) dengan vokal halus (â, i, u). Penulisan kata mireng tersebut keliru karena menggabungkan konsonan tajam m dengan vokal halus i. |
| amain | amaèn | Rumus Ejaan Bahasa Madura secara umum adalah:
|
5. Pentingnya Memahami Perbedaan Ini
Memahami perbedaan antara kata baku dan tidak baku membantu kita dalam berbagai aspek, termasuk:
- komunikasi yang tepat: dengan menggunakan kata baku, kita dapat berkomunikasi dengan jelas dan tepat, terutama dalam tulisan formal.
- penghargaan terhadap bahasa: memahami dan menggunakan kata baku adalah bentuk penghargaan terhadap kekayaan bahasa dan budaya kita.
BACA JUGA: 5 Contoh Anekdot atau Paleggiran Bahasa Madura https://dimadura.id/5-contoh-paleggiran-bahasa-madura/
Dalam kehidupan sehari-hari, pemahaman akan perbedaan antara kata baku dan tidak baku sangatlah penting.
Dengan mengikuti panduan praktis ini, kita dapat meningkatkan kemampuan berbahasa kita dan lebih menghargai keindahan bahasa Madura.
Bahasa adalah jendela budaya. Untuk mengenal karakter masyarakat suatu daerah, kita bisa mengamatinya dalam percakapan sehari-hari masyarakat daerah tersebut.
Semoga panduan ini bermanfaat bagi paramaos dimadura untuk memahami bahasa Madura dengan lebih baik.***