Menurut Iksan, kegiatan PKM yang digagas oleh Tim PKM Unesa ini merupakan, salah satu terobosan positif untuk dikembangkan di Kabupaten Sumenep, apalagi temanya besarnya adalah pembelajaran kearifan lokal berbasis budaya keris dan ekologi lingkungan.
“Piilihan tema keris ini sangat menarik, karena Sumenep telah menjadi kabupaten dengan budaya keris yang cukup fenomenal. Pembelajaran berbasis budaya keris merupakan langkah positif untuk semakin menguatkan posisi Sumenep sebagai kota keris yang sesungguhnya. Kota keris telah menjadi icon bagi Kabupaten Sumenep, sehingga memasukkan nilai-nilai keris ke dalam pembelajaran, merupakan langkah yang penting” urainya lebih lanjut.
Ketua KKG 01 Kecamatan Kota Sumenep, Ali Harsojo, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Tim PKM UNESA atas terselenggaranya kegiatan tersebut, karena kegiatan ini akan memberikan makna yang baru bagi para guru untuk memulai sesuatu yang baru dalam kegiatan pembelajaran.
Menurutnya, workshop ini memberikan pengalaman baru bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih kontekstual, kreatif, dan dekat dengan kehidupan peserta didik.
Pada sesi praktik, para peserta secara mandiri menyusun rancangan pembelajaran berbasis budaya keris dan literasi ekologi yang disesuaikan dengan Kurikulum Nasional.
Tim PKM UNESA memberikan pendampingan secara langsung sehingga setiap kelompok mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang siap diimplementasikan di sekolah masing-masing. ***

