NEWS PAMEKASAN, DIMADURA – Malam Lebaran di Desa Pangorayan, Kecamatan Proppo, Pamekasan, berubah menjadi tragedi. Seorang siswa berinisial RR (18), warga Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, meninggal dunia setelah terkena ledakan mercon dalam acara pesta kembang api.
Kejadian itu terjadi Senin (31/3) malam, saat warga menggelar pesta kembang api di area persawahan Dusun Laok Somor. Ledakan mercon yang disulut dari rangkaian berbentuk kereta api sepanjang 15 meter mengenai kepala korban, hingga menyebabkan luka fatal yang membuatnya meninggal di tempat.
Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, dalam konferensi pers di ruang Tatag Trawang Tungga Polres Pamekasan, Senin (7/4/2025), menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan delapan tersangka yang terlibat sebagai panitia dan peserta acara tersebut.
“Para tersangka memiliki peran masing-masing, mulai dari penyumbang dana, pembuat rangkaian, hingga yang menyulut mercon. Motifnya adalah menyalakan bahan peledak yang akhirnya menyebabkan kematian seseorang,†ujar AKBP Hendra.
Berikut delapan tersangka yang diamankan:
AS (40), ketua panitia, warga Pangorayan Proppo.
FH (26), panitia bagian rangkaian, warga Dusun Marajan.
AM (25), pemilik rangkaian mobil-mobilan, warga Bunud.
FAY (24), pembuat rangkaian pesawat dan kura-kura.
SA (39), pemilik rangkaian kereta api, menyumbang dana Rp1 juta.