Menurutnya, peredaran rokok ilegal seolah dibiarkan. “Ketika ada pengiriman, itu mulus di jalan, tetapi disikat di bawah. Dimainkan, dan pada akhirnya itu kan akan merugikan warga yang punya niat usaha. Pengusaha rokok sendiri itu yang akan rugi. Kan kacau ini begini,†ujarnya.
Sufriadi juga menyinggung contoh kasus di Camplong, Sampang. “Contoh seperti yang di Camplong, mesin sudah disegel, tapi tidak ditindak tegas. Harusnya, kalau sudah terbukti jangan disegel saja, disita sekalian, kan begitu,†tegasnya.
Sebelum mengakhiri keterangan, Sufriadi menyampaikan bahwa aksi ini merupakan hasil diskusi antar ormas sejak setahun yang lalu.
"Baru kemarin kita sepakat untuk bersama-sama turun ke jalan, datangi Bea Cukai Madura yang ada di Pamekasan," tandasnya.***