NEWS PAMEKASAN, DIMADURA–Madura United resmi berpisah dengan penyerang asal Brasil, Junior Brandao.
Keputusan tersebut menandai berakhirnya kerja sama antara kedua pihak setelah sang pemain menyelesaikan masa pengabdiannya bersama klub berjuluk Laskar Sape Kerrab pada bursa transfer musim 2026.
Meski hanya memperkuat tim dalam waktu yang relatif singkat, kehadiran Brandao memberikan kontribusi signifikan bagi sektor penyerangan Madura United.
Bergabung pada pertengahan musim, striker berusia 31 tahun itu mampu beradaptasi dengan cepat dan menjadi salah satu andalan tim dalam mengarungi kompetisi.
Sepanjang membela Madura United, Brandao mencatatkan delapan gol yang berperan penting dalam perjalanan tim.
Produktivitas tersebut menjadikannya salah satu pemain yang mampu memberikan dampak instan sejak kedatangannya di Pulau Madura.
Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan Brandao selama menjadi bagian dari skuad Madura United.
Menurut Annisa, tidak mudah bagi seorang pemain untuk langsung beradaptasi ketika bergabung di tengah kompetisi. Namun, Brandao mampu menjawab tantangan tersebut dengan performa yang konsisten dan kontribusi nyata di lapangan.
“Bergabung pada pertengahan musim tentu bukan situasi yang mudah. Namun Junior Brandao mampu menunjukkan dedikasi dan memberikan kontribusi penting bagi tim melalui gol-gol yang dicetaknya,” kata Annisa dalam keterangan resmi klub, Kamis (25/6/2026).
Ia juga menilai Brandao tidak hanya menunjukkan kualitas sebagai pemain profesional saat bertanding, tetapi juga memperlihatkan sikap positif di luar lapangan yang membantu menjaga suasana tim tetap kondusif.
Manajemen Madura United pun menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan komitmen yang telah diberikan sang pemain selama membela klub.
Meski kebersamaan keduanya berlangsung singkat, kontribusi Brandao dinilai meninggalkan kesan tersendiri bagi tim maupun para pendukung.
“Manajemen mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ditunjukkan selama berseragam Madura United. Semoga sukses dalam perjalanan karier berikutnya,” ungkap Annisa.
Kepergian Brandao menjadi akhir dari salah satu kisah singkat namun berkesan di Madura United.
Delapan gol yang berhasil dicetaknya menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan klub musim ini sekaligus meninggalkan kenangan bagi para pendukung setia Laskar Sape Kerrab.
Bagi K-Conk Mania dan Taretan Dhibik, Brandao mungkin tidak menghabiskan waktu lama di Madura. Namun kontribusi yang diberikan di atas lapangan cukup untuk menjadikannya bagian dari perjalanan Madura United yang akan terus dikenang. ***
Junior Brandao Tinggalkan Madura United, Akhiri Kiprah Singkat dengan Delapan Gol Penting
Foto: Junior Brandao dipastikan tidak mengenakan kostum merah putih di Super League 2026/2027. (Istimewa/Doc. Dimadura).

