‎NEWS SUMENEP, DIMADURA–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan yang dimiliki guna memperkuat kapasitas fiskal daerah. 

‎Langkah tersebut dinilai penting agar pemerintah memiliki ruang anggaran yang lebih besar dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

‎Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Zainal Arifin, mengatakan peningkatan pendapatan daerah harus menjadi agenda strategis yang mendapat perhatian serius dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). 

‎Menurut dia, kekuatan fiskal daerah sangat bergantung pada kemampuan pemerintah dalam mengelola dan memaksimalkan sumber-sumber penerimaan yang tersedia.

‎Ia menilai Kabupaten Sumenep memiliki berbagai potensi yang dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah, mulai dari sektor pajak dan retribusi hingga pemanfaatan aset daerah yang belum tergarap secara optimal.

‎Selain itu, potensi ekonomi yang berkembang di wilayah daratan maupun kepulauan juga dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan penerimaan daerah apabila dikelola secara lebih efektif dan terintegrasi.

‎“Pemerintah daerah harus mampu mengoptimalkan seluruh sumber pendapatan yang sah agar tidak terlalu bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat,” kata Zainal.

‎Politikus PDI Perjuangan tersebut menjelaskan bahwa upaya peningkatan pendapatan tidak cukup hanya dilakukan dengan menetapkan target penerimaan yang lebih tinggi setiap tahun. 

‎Menurut Zainal, diperlukan langkah konkret berupa pembenahan sistem pengelolaan, penguatan pengawasan, serta penyempurnaan basis data objek pajak dan retribusi.

‎Ia menilai akurasi data menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas pemungutan pendapatan daerah. 

‎Dengan data yang valid dan terbarukan, pemerintah dapat memetakan potensi penerimaan secara lebih tepat dan meminimalkan kebocoran pendapatan.

‎Zainal juga mendorong pemerintah daerah untuk menghadirkan inovasi dalam menggali sumber-sumber pendapatan baru yang memiliki prospek berkembang di masa mendatang. 

‎Diversifikasi sumber penerimaan dinilai penting untuk memperkuat ketahanan fiskal daerah di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.

‎“Setiap potensi yang ada perlu dipetakan secara menyeluruh. Jika dikelola dengan baik, sumber-sumber tersebut dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan daerah,” tegasnya.

‎Menurut ketua DPRD Sumenep, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) akan berdampak langsung terhadap kemampuan pemerintah dalam membiayai berbagai program prioritas, termasuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

‎DPRD, lanjut Zainal, siap mendukung berbagai kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan memperkuat pendapatan daerah selama dijalankan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

‎Ia berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif terus diperkuat agar upaya peningkatan PAD dapat berjalan optimal. 

‎"Kami harapkan dengan kemampuan fiskal yang kuat pemerintah daerah mampu menghadirkan pembangunan yang lebih merata dan pelayanan publik yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Sumenep," pungkasnya.***