SUMENEP, DIMADURA – Yatim piatu di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih setelah menerima santunan, urunan dari para Koordinator Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Madura.
Bantuan yang diberikan bertepatan dengan momen masuk tahun ajaran baru itu dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.
Salah satu penerima santunan adalah Zahir (8), warga Kecamatan Gayam, putra pasangan almarhum Syarif dan almarhumah Faiseh.
Selain itu, santunan juga diterima Dita, warga Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, putri dari Ijjang.
Atik, kerabat Zahir, mengaku bantuan berupa uang tunai tersebut sangat berarti bagi keluarganya. Terlebih, penyalurannya dilakukan menjelang dimulainya aktivitas belajar di sekolah.
"Terima kasih kepada para koordinator bantuan pangan Bulog yang sudah peduli kepada anak-anak yatim. Santunan ini akan kami gunakan untuk membeli alat tulis dan kebutuhan sekolah Zahir. Alhamdulillah waktunya sangat tepat karena bersamaan dengan masuk tahun pelajaran baru," ucap Atik, Sabtu (18/7/2026).
Santunan tersebut merupakan hasil urunan seluruh Koordinator Penyaluran Bantuan Pangan Kabupaten Sumenep, mulai dari koordinator kabupaten hingga koordinator kecamatan di wilayah daratan dan kepulauan.
Kegiatan sosial itu dilaksanakan selama dua hari, pada 15–16 Juli 2026, sebagai ungkapan syukur setelah penyaluran bantuan pangan Bulog Madura periode pertama di Kabupaten Sumenep berjalan sukses.
Penyaluran bantuan pangan periode pertama dimulai pada Maret 2026 untuk alokasi Februari–Maret dan seluruh distribusinya berhasil dituntaskan pada 30 Juni 2026.
Koordinator Penyaluran Bantuan Pangan Kecamatan Sapeken, Misyanto, mengatakan santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus rasa syukur para koordinator atas kelancaran program bantuan pangan.

