SUMENEP, DIMADURA – RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep terus memperkuat mutu pelayanan berbasis teknologi. Selain mulai menyiapkan layanan Magnetic Resonance Imaging (MRI), rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep ini juga mengembangkan sistem pelayanan digital dan melengkapi berbagai fasilitas penunjang medis.
Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan kesehatan yang dijalankan RSUDMA untuk menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, modern, dan mudah diakses masyarakat.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan, penguatan layanan berbasis teknologi dilakukan secara bertahap agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
"Kami terus menyesuaikan pelayanan dengan perkembangan teknologi agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih mudah diakses," kata dr. Erliyati, Sabtu (18/7/2026).
Transformasi tersebut diwujudkan melalui pengembangan layanan digital, mulai dari pendaftaran daring, antrean elektronik, hingga pembayaran nontunai menggunakan virtual account.
Sistem itu dirancang untuk memangkas waktu tunggu sekaligus mempermudah proses pelayanan sejak pasien datang hingga menyelesaikan pemeriksaan.
Di bidang pelayanan medis, RSUDMA juga terus memperluas layanan spesialistik melalui pengembangan Poli Nyeri, kemoterapi, patologi anatomi, serta Gedung Poli Terpadu yang menghadirkan ruang pelayanan dan ruang tunggu lebih representatif.
Penguatan fasilitas diagnostik juga menjadi perhatian rumah sakit. Setelah menambah unit CT Scan kedua, RSUDMA kini mulai mempersiapkan operasional layanan MRI untuk menunjang pemeriksaan yang lebih komprehensif dan akurat.
Tak hanya berfokus pada pelayanan di dalam rumah sakit, RSUDMA juga menghadirkan program La Sehat, yaitu layanan dukungan transportasi bagi pasien pascapengobatan.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam memastikan pelayanan kesehatan tetap berlanjut hingga pasien kembali ke lingkungan tempat tinggalnya.
Bagi Direktur Erli, rumah sakit berbasis teknologi tidak cukup diukur dari kecanggihan alat medis. Yang lebih penting ialah menghadirkan sistem pelayanan yang terintegrasi, efisien, dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi setiap pasien.
"Kami ingin RSUDMA terus berkembang menjadi rumah sakit yang adaptif terhadap kemajuan teknologi sehingga masyarakat Madura dapat menikmati layanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus pergi jauh ke luar daerah," tutupnya. ***

