Untuk mengungkap peristiwa itu, polisi mendatangi lokasi penemuan, memeriksa tempat kejadian perkara, serta mengumpulkan barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus itu.
Salah satu barang yang diamankan adalah kain kerudung berwarna biru dongker dengan tulisan elye yang digunakan untuk membungkus bayi.
“Kami juga mengamankan kain kerudung biru dongker bertuliskan elye yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut,” ujar Hudi.
Hingga kini, polisi belum mengungkap identitas orang yang diduga meninggalkan bayi tersebut.
Penyidik masih mendalami keterangan dan bukti yang ditemukan untuk mengetahui kronologi kejadian secara utuh.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai penemuan bayi tersebut agar segera menyampaikannya kepada petugas.
“Masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian itu diimbau segera melapor ke Polsek Prenduan atau Polresta Sumenep untuk membantu proses penyelidikan,” ucap Hudi.
Sementara itu, penanganan bayi di fasilitas kesehatan menjadi bagian penting untuk memastikan kondisi dan kebutuhan medisnya setelah ditemukan.
Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. ***

