SUMENEP, DIMADURA–Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjadikan doa sebagai bagian dari ikhtiar membangun daerah.

Menjelang Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dan Hari Santri Nasional 2026, pemerintah daerah menargetkan pembacaan Surat Al-Waqi’ah secara bersama-sama sebanyak 111.111 kali.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 22–30 Oktober 2026 itu digagas Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Melalui agenda tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berharap ikhtiar spiritual dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Fauzi mengatakan, pembacaan Surat Al-Waqi’ah bukan sekadar rangkaian seremoni peringatan hari besar daerah dan keagamaan.

Kegiatan itu diharapkan menjadi ruang untuk memanjatkan doa bagi kelancaran pembangunan sekaligus memperkuat semangat pengabdian aparatur kepada masyarakat.

“Seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa untuk berpartisipasi aktif dan melaksanakan kegiatan ini dengan penuh keikhlasan,” kata Fauzi.

Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 44 Tahun 2026 tentang Pembacaan Surat Al-Waqi’ah.

Melalui ketentuan itu, pemerintah daerah membagi target bacaan berdasarkan unit kerja agar pelaksanaannya terkoordinasi dan menjangkau berbagai wilayah.

Setiap badan, dinas, dan kecamatan ditargetkan melaksanakan pembacaan sebanyak 30 kali.