WAWANCARA TOKOH, DIMADURA - Sebuah kabupaten di ujung timur Pulau Madura, memiliki banyak cerita dan tokoh bersejarah. Salah satunya adalah sosok D Zawawi Imron, seorang sastrawan nasional yang dikenal dengan julukan "Si Celurit Emas". Sosok pujangga ini bukan hanya dikenal di tanah kelahirannya, tetapi juga di kancah nasional dan internasional.
Ketika AKBP Noveri Henri Santoso, Kapolres Sumenep, berbicara tentang Zawawi, terlihat kekaguman yang dalam. Ia menyebutkan pertemuannya dengan D Zawawi Imron sebagai momen berharga dan penuh pelajaran.
"Alhamdulillah, saya dipertemukan dengan sosok yang fenomenal. Beliau adalah salah satu aset penting yang dimiliki Sumenep, seorang sastrawan nasional, dan saya merasa beruntung karena beliau berkenan membuatkan lukisan saya beberapa hari yang lalu," ujar AKBP Henri saat berbincang di Arinna Cafe & Resto bersama jurnalis DPC PWRI Sumenep, Senin malam tanggal 21 Oktober 2024.
[caption id="attachment_7713" align="aligncenter" width="680"]
Kapolres AKBP Noveri Henri Santoso (kaos hitam) saat Ngopi Bareng Wartawan PWRI Sumenep di Arinna Cafe & Resto (Foto Dokumen dimadura)[/caption]
Zawawi, dalam pandangan AKBP Henri, adalah tokoh yang tidak hanya besar karena karyanya, tetapi juga karena sikapnya yang tajam namun tetap menyejukkan. Sosok Zawawi yang dikenal ramah dan bijaksana tersebut memiliki karakter yang menginspirasi banyak orang, termasuk AKBP Henri.
Bagi Henri, Zawawi adalah tokoh yang mampu membangun hubungan yang baik antara duniawi dan spiritual, sesuatu yang sangat berharga dalam kehidupan manusia. "Banyak hal yang kami obrolkan, dari hal-hal yang sifatnya duniawi hingga yang berhubungan dengan akhirat. Pada intinya, beliau luar biasa," kenang Henri.
Sebagai seorang pemimpin, Henri menemukan banyak pelajaran dari Zawawi, terutama mengenai pentingnya membahagiakan orang lain. "Dari beliau, saya belajar bahwa kebahagiaan tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain, bahkan untuk alam semesta," katanya.
Bagi Henri, prinsip ini menjadi spirit yang terus menginspirasi pekerjaannya sehari-hari sebagai Kapolres. Sikap Zawawi yang selalu menjaga hubungan baik dengan masyarakat dan lingkungan sekitar dianggap Henri sebagai cerminan dari seorang pemimpin yang berintegritas.
Pak D Zawawi: "Sosok yang Tetap Dekat dengan Tanah Kelahiran"
[caption id="attachment_7719" align="aligncenter" width="680"]
Sastrawan Sumenep, D Zawawi Imron (Dokumen dimadura)[/caption]
Satu hal yang sangat dihargai oleh Henri adalah kecintaan Zawawi pada tanah kelahirannya. "Beliau adalah sosok yang tidak hanya besar di luar, tetapi tetap memilih untuk tinggal dan berkontribusi di daerahnya sendiri," ujarnya.
Banyak tokoh asal Sumenep yang, setelah sukses di luar daerah, memilih untuk tidak kembali. Namun, Zawawi berbeda. Ia tetap mencintai tanah kelahirannya dan terus berkarya dari Sumenep.
Henri merasa bahwa tokoh seperti Zawawi menjadi inspirasi bagi banyak orang, termasuk dirinya. "Kalau sudah berkualitas, di manapun dia berada, tetap akan dicari orang. Seperti mutiara, meski berada di lumpur, tetap bersinar. Itulah beliau," tambahnya.