NEWS DIMADURA, SUMENEP – Suasana meriah penuh semangat menghiasi Home Concert yang digelar Swing Music School Sumenep dan Pamekasan di Lotus Café, Pabian, Minggu (1/12/2024) pagi.

Acara ini menjadi momen penting bagi 25 siswa untuk menunjukkan kompetensi mereka dalam bermusik sekaligus melatih mental tampil di depan umum.

"Alhamdulillah, antusiasme peserta luar biasa, termasuk para orang tua yang hadir. Semua mengaku bangga karena anak-anak mereka dilatih untuk tampil di depan umum," ungkap Owner Swing Music School Sumenep, Yudi Viola.

Yudi menjelaskan bahwa program Home Concert ini merupakan bagian dari uji kompetensi siswa selama masa belajar di lembaga kursus tersebut. Para siswa tampil membawakan berbagai instrumen musik secara solo, mulai dari piano, gitar, drum, biola, vokal, hingga keyboard. [caption id="attachment_8724" align="aligncenter" width="400"]Aryo Dipo Sastronegoro memainkan instrument guitar klasik (Foto: Doc. Dimadura) Aryo Dipo Sastronegoro memainkan instrument guitar klasik (Foto: Doc. Dimadura)[/caption] [caption id="attachment_8726" align="aligncenter" width="853"]Nada Afizah Ahmad (8 th) saat menyanyikan lagu "Gala Bunga Matahari" dalam acara Home Concert di Lotus Cafe, Minggu malam tangga 1 Desember 2024 (Foto: Doc. Dimadura) Nada Afizah Ahmad (8 th) saat menyanyikan lagu "Gala Bunga Matahari" dalam acara Home Concert di Lotus Cafe, Minggu pagi tangga 1 Desember 2024 (Foto: Doc. Dimadura)[/caption]

"Mereka harus berani tampil satu per satu. Ada Arsya Alfian yang memainkan piano klasik, Matthew Febrian Wisman dengan biola membawakan Memory OST Winter Sonata, hingga Nada Afizah Ahmad (8 th), anak saya sendiri, yang tampil sebagai solo vokal menyanyikan Gala Bunga Matahari," tuturnya. [caption id="attachment_8723" align="aligncenter" width="400"]Emir Muhammad Agustiawan, saat tampil menghidupkan suasana dengan solo drum energiknya di Home Concert Swing Music School Sumenep 2024 (Foto: Doc. Dimadura) Emir Muhammad Agustiawan, saat tampil menghidupkan suasana dengan solo drum energiknya di Home Concert Swing Music School Sumenep 2024 (Foto: Doc. Dimadura)[/caption] [caption id="attachment_8722" align="aligncenter" width="400"]Arsya Alfian, bocah cilik ini cukup piawai memainkan instrumen musik keyboard (Foto: Doc. Dimadura) Arsya Alfian, bocah cilik ini cukup piawai memainkan instrumen musik keyboard (Foto: Doc. Dimadura)[/caption]

Penampilan lain yang tak kalah memukau dibawkan oleh Aryo Dipo Sastronegoro yang memainkan gitar klasik, Nasywa Nur Khairani dengan keyboard, dan Emir Muhammad Agustiawan yang menghidupkan suasana dengan solo drum energiknya.

Selain memberikan kesempatan tampil, Yudi juga memastikan setiap peserta mendapat penghargaan. Tidak hanya juara 1, 2, dan 3 dari setiap kategori instrumen, tetapi juga juara favorit. Semua siswa diberikan piala sebagai bentuk apresiasi. [caption id="attachment_8725" align="aligncenter" width="400"]Nasywa Nur Khairani memainkan instrumen keyboard (Foto: Doc. Dimadura) Nasywa Nur Khairani memainkan instrumen keyboard dalam acara bertajuk Home Concert Swing Music School Sumenep 2024 (Foto: Doc. Dimadura)[/caption] [caption id="attachment_8721" align="aligncenter" width="400"]Matthew Febrian Wisman tampsk menikmati gubahan biolanya, bawakan instrumen bertajuk "Memory OST Winter Sonata" (Foto: Doc. Dimadura) Matthew Febrian Wisman tampsk menikmati gubahan biolanya, bawakan instrumen bertajuk "Memory OST Winter Sonata" (Foto: Doc. Dimadura)[/caption]

Selain menjadi momen penting bagi para siswa, acara ini juga mendapat apresiasi dari orang tua yang hadir. Mereka merasa bangga melihat perkembangan anak-anak mereka.

"Pada intinya, acara ini adalah ajang uji kompetensi keberhasilan mereka dalam belajar musik di Swing Music School Sumenep yang saya bina," pungkas Yudi.

[caption id="attachment_8728" align="aligncenter" width="1280"]APRESIATIF: Masing-masing siswa Swing Music School Sumenep mendapat penghargaan berupa piagam dan piala (Foto: Doc. Dimadura) APRESIATIF: Masing-masing siswa Swing Music School Sumenep mendapat penghargaan berupa piagam dan piala (Foto: Doc. Dimadura)[/caption]

Acara ini tidak hanya menjadi pengukuran kemampuan siswa, tetapi juga bukti bahwa seni musik mampu menjadi sarana pembentukan mental, keberanian, dan kepercayaan diri generasi muda.