BERITA SUMENEP, DIMADURA — Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan di Kota Sumenep, Sabtu malam 6 Juni 2026. Mereka datang dari berbagai wilayah untuk menyaksikan Parade Musik Tong-tong dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno.
Meski arus lalu lintas di beberapa titik mengalami kepadatan, antusiasme masyarakat tetap tinggi mengikuti rangkaian parade budaya yang menjadi bagian dari Sumenep Calendar of Event 2026.
Parade dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dengan titik keberangkatan dari Rumah Dinas Bupati Sumenep menuju Lapangan Giling. Sepanjang jalur parade, warga tampak berjejer di sisi jalan untuk menyaksikan penampilan peserta.
Kemacetan kendaraan sempat terjadi di sejumlah ruas jalan akibat membludaknya pengunjung yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep.
Sebanyak tujuh grup Musik Tong-tong tampil memeriahkan malam budaya itu. Masing-masing peserta menghadirkan konsep dekorasi berbeda yang dipadukan dengan atraksi seni serta penampilan penari tradisional.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan Parade Musik Tong-tong ini digelar sebagai bagian dari upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal Madura.
“Musik Tong Tong merupakan warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumenep dan Madura,” kata Bupati Fauzi.
Salah satu warga asal Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, Faizi, mengaku rela datang meski kondisi jalan cukup padat karena ingin menyaksikan langsung kemeriahan parade.
“Jalan memang macet, tapi masyarakat sangat antusias. Jarang ada acara seperti ini dengan kemeriahan sebesar ini,” ujarnya.
Parade Musik Tong-tong sendiri menjadi salah satu agenda budaya tahunan yang selalu menarik perhatian masyarakat. Selain menghadirkan hiburan rakyat, kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi seni tradisional khas Madura yang terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman.
