‎NEWS SUMENEP, DIMADURA–Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan setara kepada seluruh pasien, termasuk peserta BPJS Kesehatan.

‎RSUDMA memastikan seluruh layanan medis tetap berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), kode etik profesi kesehatan, serta ketentuan sistem pelayanan kesehatan nasional.

‎Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan setiap pasien memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan tanpa memandang kondisi ekonomi maupun status sosial.

‎“RSUDMA Sumenep selalu mengedepankan pelayanan yang profesional, adil, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Seluruh tenaga kesehatan bekerja berdasarkan standar medis serta tanggung jawab profesi,” kata Erliyati, Minggu (7/6/2026).

‎Menurut dia, perbedaan waktu pelayanan yang kerap menjadi perhatian masyarakat tidak berkaitan dengan status kepesertaan maupun kemampuan ekonomi pasien. 

‎Dalam praktik pelayanan rumah sakit, terdapat sistem triase yang mengutamakan penanganan berdasarkan tingkat kegawatan kondisi medis pasien.

‎“Pasien yang berada dalam kondisi darurat akan mendapatkan prioritas penanganan terlebih dahulu sesuai kebutuhan medisnya,” ungkapnya.

‎Erliyati menjelaskan, RSUDMA terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan. 

‎Upaya tersebut mencakup peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, pengembangan fasilitas rumah sakit, serta transformasi layanan berbasis digital untuk mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

‎Sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Sumenep, dirinya menegaskan, RSUDMA juga terus mengembangkan berbagai layanan unggulan. 

‎Beberapa di antaranya meliputi penguatan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, Intensive Care Unit (ICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), Poli Onkologi, hingga layanan pengantaran obat ke alamat pasien.

‎Selain itu, lanjut Erliyati, peningkatan kenyamanan ruang rawat inap dan percepatan layanan administrasi BPJS Kesehatan menjadi bagian dari fokus pembenahan yang dilakukan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut.

‎Ia menegaskan, kritik dan masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi penting bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

‎“Kritik dan masukan masyarakat tentu menjadi perhatian kami. Hal itu menjadi bagian penting dalam evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik ke depan,” katanya.

‎Dalam beberapa tahun terakhir, RSUDMA dinilai terus menunjukkan perkembangan layanan yang signifikan melalui berbagai inovasi kesehatan serta penguatan fasilitas pelayanan publik. 

‎Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, modern, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.,

‎"Kami berharap melalui penguatan pelayanan yang humanis dan profesional, kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah terus meningkat, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pasien yang membutuhkan pelayanan medis," pungkasnya.***