NEWS SUMENEP, DIMADURA–Yayasan Nurul Iman Al-Badri di Desa Badur, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai menggelar rangkaian Haflatul Imtihan pada Rabu (1/7/2026).
Kegiatan tahunan tersebut diawali dengan pengajian umum yang diikuti santri, wali santri, dan masyarakat sekitar.
Ketua Yayasan Nurul Iman Al-Badri, Mahnawi, mengatakan Haflatul Imtihan merupakan agenda rutin yang digelar sebagai bentuk rasa syukur atas proses pendidikan yang telah dijalani para santri selama satu tahun terakhir.
Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi penutup tahun ajaran, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara lembaga pendidikan, wali santri, dan masyarakat.
"Haflatul Imtihan bukan sekadar seremoni akhir tahun, tetapi menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus mempererat silaturahmi antara pesantren dan masyarakat," kata Mahnawi.
Ia menjelaskan, sejumlah kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan Haflatul Imtihan.
Pada malam harinya, panitia akan menggelar pawai obor yang diikuti para santri, prosesi purna santri bagi peserta didik jenjang Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), serta pentas kreasi santri.
Pentas tersebut akan menampilkan berbagai hasil pembelajaran, mulai dari kemampuan seni hingga keterampilan yang telah dikembangkan selama mengikuti pendidikan di bawah naungan Yayasan Nurul Iman Al-Badri.
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Iman Al-Badri, Herman, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang sebagai bagian dari pembinaan karakter sekaligus ajang menampilkan hasil pendidikan yang telah diperoleh para santri.
"Setiap penampilan merupakan hasil dari proses pembelajaran dan pembinaan yang dijalani para santri selama menempuh pendidikan di Yayasan Nurul Iman Al-Badri," tutur Herman.

