Sebelumnya, Kabid Damkar Satpol-PP Sumenep, Sugianto mengungkapkan, lamanya proses pemadaman karena kendala jalan dan proses isi ulang air ke tangki.

“Kendalanya itu masalah air, jaraknya cukup jauh, ngambilnya di kantor Damkar itu. Kemudian akses jalannya itu satu pintu cuma. Jadi kalau ada mobil yang masuk duluan, mobil damkar kesulitan untuk masuk ke lokasi,” katanya, Kamis (2/5).

Selain itu karena barang yang terbakar berupa tumpukan kayu kering yang masih aktif.

BACA JUGA: Ramadan Karim, Juara 1 MBC Bupati Sumenep Cup 2024 https://dimadura.id/ramadan-karim-binaragawan-muda-asal-bangkalan-juara-1-mbc-sumenep-2024/

"Itu yang jadi penyebab jumlah air yang kita kirim, mulai tadi malam sampai sekarang itu kurang lebih sudah sekitar seratusan (tangki, red),” pungkasnya.

Dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas belum bisa memberikan keterangan pasti soal penyebab kebakaran.

"Masih rapat," singkat Widiarti, saat dihubungi melalui saluran telepon WhatsApp, Senin (6/5).***