"Karena darah itu kan ndak ada, mau beli di Pasar Anom, mau beli atau nangghâ' (borong, red) ke Surabaya juga ndak ada," tukasnya.
BACA JUGA: Ramadan Karim, Juara 1 MBC Bupati Sumenep Cup 2024
Sebab itu, pihaknya berharap kegiatan semacam ini dapat terus digalakkan oleh instansi, lembaga, komunitas, utamanya organisasi-organisasi kemanusian yang ada di Kabupaten Sumenep.
"Kami tidak hanya melayani rumah sakit yang ada di daratan, seperti rumah sakit Abuya di kepulauan, termasuk rumah sakit swasta dan klinik juga kita layani semua. Kita membuka layanan donor darah di kantor, dan itu 24 jam nonstop," tuturnya.
"Jadi saya sangat berterima kasih, hari ini BRI telah membantu kami dalam tugas kemanusiaan. Semoga kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi terus ada," pungkas dr Suci Ernawati.***