"Jârèya èsambi ka titik poin mas. Tadâ' sè nèlpon molaè ghellâ', yâ? Kakorangan kurir, polana," katanya dalam bahasa Madura, yang artinya, "Itu dibawa ke titik poin mas. Gak ada yang nelpon mulai tadi, ya? Kekurangan kurir, soalnya," tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak JNT Express Sumenep. ***
