TOKOH, DIMADURA — Selama bertahun-tahun, Ahmad Shibghatullah Mujaddidi lebih banyak memperhatikan geliat ekonomi yang tumbuh di sekitar pesantren daripada sekadar teori yang tertulis di ruang kelas.

Ketertarikan itu akhirnya mengantarkan dosen UIN Madura yang akrab disapa Lora Mujaddidi ini ke sidang terbuka promosi doktor Program Studi Doktor Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya, Rabu 24 Juni 2026.

Di hadapan para penguji, putra Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Sumenep, itu mempertahankan disertasi yang membahas perilaku konsumen masyarakat Madura dalam berbelanja pada swalayan berbasis pesantren.

Penelitiannya juga mengkaji sejauh mana keberadaan unit usaha tersebut berkontribusi terhadap penguatan ekonomi pesantren.

“Pesantren memiliki tradisi kemandirian yang kuat. Karena itu, aktivitas ekonominya seharusnya tidak hanya berorientasi pada keuntungan, melainkan juga menjadi sarana penguatan lembaga dan pemberdayaan umat,” kata Lora Mujaddidi.

Lahir di Sumenep pada 13 April 1991, Lora Mujaddidi tumbuh di lingkungan keluarga pesantren yang telah lama dikenal dalam dunia pendidikan Islam.

Ayahandanya, KH Ah. Mutam Mukhtar, pernah memimpin Sekolah Tinggi Ilmu Keislaman Annuqayah (STIKA) Guluk-Guluk, yang kemudian berkembang menjadi Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) dan Institut Sains dan Teknologi (IST) Annuqayah, sebelum akhirnya bertransformasi menjadi Universitas Annuqayah (UA) Guluk-Guluk, Sumenep.

Lingkungan tempat ia dibesarkan membentuk pandangannya tentang ilmu dan pengabdian. Baginya, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga memiliki potensi menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.

“Pesantren memiliki modal sosial yang besar. Tinggal bagaimana potensi itu dikelola agar memberi manfaat lebih luas,” ujarnya.

Konsistensi itu terlihat dari perjalanan akademiknya. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana pada Program Studi Ekonomi Syariah UIN Sunan Ampel Surabaya, kemudian melanjutkan studi magister di Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan bidang yang sama.