SUMENEP, DIMADURA–Basarnas menghentikan operasi pencarian aktif terhadap korban kecelakaan laut KMP Mutiara Sentosa II yang terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Sejak Selasa (4/8/2026), operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kapal tersebut dialihkan menjadi operasi rutin dalam rangka kesiapsiagaan SAR.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan, perubahan status operasi tidak berarti peluang ditemukannya korban ditutup.
Basarnas masih membuka kemungkinan pencarian kembali apabila terdapat informasi baru terkait keberadaan korban.
Saat ini, empat orang masih dilaporkan belum ditemukan setelah insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II.
"Meski demikian, apabila ada laporan korban yang perlu dievakuasi, maka akan dikomunikasikan kepada semua unsur posko sesuai fungsi masing-masing," kata Nanang, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Nanang, keluarga yang masih kehilangan anggota keluarganya dalam insiden tersebut dapat menyampaikan laporan kepada pihak berwenang di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Laporan dapat disampaikan melalui Polres Tanjung Perak maupun Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Perak.
"Keluarga yang merasa kehilangan sanak saudaranya dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II bisa melapor. Nantinya, data tersebut akan diverifikasi oleh KSOP Tanjung Perak dan pihak perusahaan kapal," ujar Nanang.
Ia menjelaskan, Basarnas masih menunggu daftar resmi korban yang telah melalui proses verifikasi dan validasi oleh KSOP Tanjung Perak bersama perusahaan pemilik kapal.

