dimadura
Beranda Okara Kolom Masyarakat Montorna Minta Pemerintah Alihkan Dana MBG untuk Perbaikan Jalan

Masyarakat Montorna Minta Pemerintah Alihkan Dana MBG untuk Perbaikan Jalan

Kondisi Jalan di Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, Jawa Timur, Rabu 3 Juni 2026 (Foto: doc.dimadura)

Oleh: M. Roqiburrahman


Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1DIMADURA Di tengah gencarnya berbagai program pemerintah yang diklaim berpihak kepada rakyat, masyarakat Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, justru masih menghadapi persoalan mendasar yang hingga kini belum terselesaikan, yakni buruknya infrastruktur jalan.

Hampir lima tahun terakhir, akses jalan utama yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat berada dalam kondisi rusak parah. Jalan yang seharusnya menjadi sarana penghubung pendidikan, pertanian, kesehatan, dan aktivitas ekonomi justru berubah menjadi hambatan bagi masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Ironisnya, selama kurun waktu tersebut belum terlihat adanya i’tikad serius dari pemerintah untuk melakukan perbaikan. Baik melalui Dana Desa maupun sumber anggaran pemerintah lainnya, masyarakat belum merasakan adanya upaya nyata yang mampu menjawab persoalan infrastruktur yang mereka hadapi.

Kondisi jalan yang rusak tidak hanya menghambat mobilitas warga. Anak-anak sekolah harus berjibaku melewati jalan berlumpur dan berlubang setiap hari demi mendapatkan pendidikan yang layak. Para petani kesulitan mengangkut hasil panen sehingga berdampak pada biaya produksi dan pendapatan mereka. Aktivitas ekonomi masyarakat menjadi terhambat karena akses distribusi barang dan jasa tidak berjalan secara optimal.

Yang lebih memprihatinkan, ketika ada warga yang sakit dan membutuhkan pertolongan medis, kendaraan sering kali tidak dapat menjangkau lokasi. Dalam beberapa kasus, warga terpaksa memikul pasien secara bergantian untuk dibawa menuju fasilitas kesehatan atau puskesmas terdekat. Kondisi ini tentu tidak mencerminkan pelayanan dasar yang seharusnya menjadi hak setiap warga negara.

Karena itu, sebagian besar masyarakat Montorna menilai bahwa pembangunan infrastruktur jalan jauh lebih mendesak dibandingkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bagi mereka, program apa pun yang dicanangkan pemerintah akan sulit dirasakan manfaatnya apabila akses dasar masyarakat masih terabaikan.

Masyarakat tidak menolak program kesejahteraan. Namun pemerintah harus mampu membaca kebutuhan prioritas di lapangan. Jalan yang layak akan membuka akses pendidikan, memperlancar distribusi hasil pertanian, memperkuat perekonomian desa, mempermudah pelayanan kesehatan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Oleh karena itu, masyarakat Montorna meminta pemerintah untuk mengevaluasi prioritas penggunaan anggaran dan mempertimbangkan pengalihan sebagian dana program MBG untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan warga. Sebab bagi masyarakat Montorna, jalan yang baik bukan sekadar sarana transportasi, melainkan jembatan menuju pendidikan, kesehatan, dan kehidupan yang lebih sejahtera.

Sudah saatnya pemerintah hadir tidak hanya melalui program-program yang bersifat simbolik, tetapi juga melalui solusi nyata yang menjawab kebutuhan paling mendasar masyarakat.


Tokoh Masyarakat Montorna, M Roqiburrahman

 

*) M. Roqiburrahman | Tokoh Masyarakat Montorna, Kec. Pasongsongan, Sumenep, Jawa Timur.

***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

2

Konten Iklan