
Ditetapkan di Surabaya, 15 Juli 2022, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur merilis dokumen
capaian pembelajaran bahasa daerah untuk
bahasa Jawa dan Madura, melibatkan Universitas Negeri Surabaya.
Inisiatif ini bertujuan melestarikan budaya lokal dan meningkatkan literasi siswa melalui Kurikulum Merdeka Belajar.
Kadisdik Jatim, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT., menyatakan, langkah ini penting untuk membekali generasi muda dengan identitas budaya yang kuat serta kemampuan beradaptasi dengan tantangan global.
"Pendidikan
bahasa daerah adalah sarana pengembangan intelektual dan sosial siswa," jelasnya.
Baca Juga: Dorong Komunitas Sastra, Kemendikbudristek RI Terbitkan SK Penetapan Calon Penerima Banpem 2024
https://dimadura.id/dorong-komunitas-sastra-kemendikbudristek-ri-terbitkan-sk-penetapan-calon-penerima-banpem-2024/
Rasionalisasi dan Tujuan Pembelajaran
Bahasa daerah berfungsi sebagai identitas budaya lokal dan sarana komunikasi.
Pendidikan
bahasa daerah diharapkan meningkatkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara.
Pendekatan berbasis genre dan teknologi bertujuan membentuk siswa yang adaptif dan inovatif.
Kurikulum Merdeka Belajar
Kurikulum merdeka belajar memberi kebebasan dalam pembelajaran inovatif dan kolaboratif.
Pembelajaran
bahasa daerah mencakup kemampuan reseptif dan produktif melalui empat tahapan: penjelasan, pemodelan, pembimbingan, dan pemandirian. Teknologi juga diintegrasikan untuk mengikuti perkembangan zaman.
Dokumen mencakup
capaian pembelajaran dari SD hingga SLB. Berikut beberapa poin penting:
- Fase A (Kelas I dan II SD/SDLB)
Siswa melafalkan bunyi huruf dan menulis permulaan huruf latin dengan benar.
- Fase B (Kelas III dan IV SD/SDLB)
Siswa memahami pesan dalam teks narasi dan menggunakan aksara Jawa atau Madura. Mereka dilatih mengungkapkan gagasan secara mandiri maupun dalam diskusi kelompok.
Inisiatif ini, kata Kadisdik Jatim Wahid, adalah untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal melalui pendidikan formal.
"Pendekatan komprehensif dan teknologi diharapkan membuat siswa lebih memahami dan menghargai
bahasa daerah, memperkuat identitas dan karakter bangsa," pungkasnya.
Sumber
Capaian Pembelajaran Bahasa Daerah di Provinsi Jawa Timur,
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, 15 Juli 2022.
Berikut ini dokumen rilis edaran
Disdik Jatim: