SAMPANG, dimadura.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan visa selain visa haji pada musim keberangkatan ibadah haji.
Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah Kemenag Sampang, Sayfuddin, menuturkan bahwa pemerintah Arab Saudi saat ini menerapkan aturan sangat ketat terkait akses masuk jamaah haji. Semua jalur menuju Makkah dan Madinah disterilkan khusus untuk jamaah yang menggunakan visa haji resmi.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, ketika musim haji kita dilarang menggunakan visa selain visa haji. Arab Saudi sangat ketat sekali,†ujarnya, Selasa (18/11/2025).
Menurutnya, jamaah yang memaksakan diri berangkat menggunakan visa non-haji berpotensi besar tertahan di bandara Arab Saudi dan tidak diizinkan memasuki wilayah tersebut. Bahkan, akses ke dua kota suci dipastikan akan ditolak.
“Ketika penyelenggaraan ibadah haji, bagi yang tidak menggunakan visa haji itu akan tertahan dan tidak bisa masuk ke Arab Saudi,†tegas Sayfuddin.
Ia menekankan bahwa penggunaan visa haji bukan hanya anjuran, tetapi kewajiban yang harus dipatuhi demi kelancaran dan keamanan jamaah. Aturan ini dibuat untuk memastikan proses haji berlangsung tertib dan sesuai ketentuan internasional.
“Sekali lagi, kepada seluruh masyarakat, wajib menggunakan visa haji ketika musim haji. Jika tidak menggunakan visa haji, kegiatan untuk memasuki Makkah dan Madinah juga akan tertolak, karena memang steril betul ketika musim haji,†tambahnya.
Kemenag Sampang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya kepatuhan terhadap regulasi tersebut agar tidak mengalami masalah saat keberangkatan maupun saat tiba di Arab Saudi.***
Kemenag Sampang Imbau Warga Wajib Gunakan Visa Haji Saat Musim Haji
R
Redaksi
Selasa, 18 November 2025 | 21:57 WIB
Foto: Dokumentasi dimadura.id
SAMPANG, dimadura.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan visa selain visa haji pada musim keberangkatan ibadah haji.
Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah Kemenag Sampang, Sayfuddin, menuturkan bahwa pemerintah Arab Saudi saat ini menerapkan aturan sangat ketat terkait akses masuk jamaah haji. Semua jalur menuju Makkah dan Madinah disterilkan khusus untuk jamaah yang menggunakan visa haji resmi.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, ketika musim haji kita dilarang menggunakan visa selain visa haji. Arab Saudi sangat ketat sekali,†ujarnya, Selasa (18/11/2025).
Menurutnya, jamaah yang memaksakan diri berangkat menggunakan visa non-haji berpotensi besar tertahan di bandara Arab Saudi dan tidak diizinkan memasuki wilayah tersebut. Bahkan, akses ke dua kota suci dipastikan akan ditolak.
“Ketika penyelenggaraan ibadah haji, bagi yang tidak menggunakan visa haji itu akan tertahan dan tidak bisa masuk ke Arab Saudi,†tegas Sayfuddin.
Ia menekankan bahwa penggunaan visa haji bukan hanya anjuran, tetapi kewajiban yang harus dipatuhi demi kelancaran dan keamanan jamaah. Aturan ini dibuat untuk memastikan proses haji berlangsung tertib dan sesuai ketentuan internasional.
“Sekali lagi, kepada seluruh masyarakat, wajib menggunakan visa haji ketika musim haji. Jika tidak menggunakan visa haji, kegiatan untuk memasuki Makkah dan Madinah juga akan tertolak, karena memang steril betul ketika musim haji,†tambahnya.
Kemenag Sampang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya kepatuhan terhadap regulasi tersebut agar tidak mengalami masalah saat keberangkatan maupun saat tiba di Arab Saudi.***
Editor: Admin
Laporan Warga
Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.
Sumenep
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Produksi Keris Tradisional
Achsanul Qosasi Dorong Percepatan KEK Tembakau Madura, Apresiasi Rencana Penambahan Layer Baru CHT
Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Belum Terealisasi, Diskop UKM Perindag Tunggu Perbup DBHCHT
Doa untuk Sang Proklamator, Ribuan Warga Sumenep Refleksikan Semangat Kebangsaan Bung Karno
Pamekasan
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Maut di Larangan Pamekasan, Pengendara Diduga Kurang Waspada Saat Berbelok
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bantu Pelaku UMKM di 13 Kecamatan
Antisipasi Potensi Eskalasi Massa, Polres Pamekasan Godok Kemampuan Dalmas Anggota
Bupati Pamekasan Bicara Ini Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Sampang
Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, PWI Sampang Gelar Bazar Sembako Murah di Depan Pendopo Trunojoyo
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang Ditemukan Tewas
Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Ledakan Petasan Rakitan dari Kaleng Susu Bakar Dua Anak di Sampang
Bangkalan
Madura
Okara