NEWS DIMADURA, SAMPANG – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di tengah laut, tepatnya di perairan Pantai Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, pada Kamis (16/1/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh salah satu petugas Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.
Atas laporan tersebut, Sat Polairud Polres Sampang segera menuju lokasi menggunakan perahu cepat untuk melakukan evakuasi.
"Evakuasi berjalan dengan cepat hanya membutuhkan beberapa menit karena korban kondisinya sudah mengapung," kata Kapolres Sampang AKBP Hartono.
Menurutnya, saat pertama dievakuasi, kondisi tubuh korban masih utuh, belum terkikis oleh air, serta pakaian masih melekat di badan.
"Saat ini korban sudah berada di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang untuk dilakukan otopsi, sebab tidak ditemukan satupun tanda identitas korban," terangnya.
Pihak kepolisian berharap masyarakat dapat membantu dengan memberikan informasi jika ada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.
"Mudah-mudahan identitas korban cepat ditemukan agar segera dikebumikan," pungkasnya.
Sementara itu, Humas RSUD Sampang Amin Jakfar Sadik membenarkan adanya kiriman mayat yang ditemukan di sekitar Pantai Camplong.
"Jenazah masuk sekitar pukul 13.00 WIB ke RSUD Sampang. Untuk identitas masih belum ditemukan," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kondisi badan mayat setelah diotopsi sudah membengkak dan diperkirakan telah lama berada di air.
"Kalau melihat dari badannya yang bengkak semua, perkiraan sudah satu mingguan mayat ini. Untuk sementara, masih belum ada keluarga yang menghubungi kami,"pungkasnya.*** Gempar! Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pantai Camplong Sampang
R
Redaksi
Kamis, 16 Januari 2025 | 19:27 WIB
Foto: Dokumentasi dimadura.id
NEWS DIMADURA, SAMPANG – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di tengah laut, tepatnya di perairan Pantai Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, pada Kamis (16/1/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh salah satu petugas Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.
Atas laporan tersebut, Sat Polairud Polres Sampang segera menuju lokasi menggunakan perahu cepat untuk melakukan evakuasi.
"Evakuasi berjalan dengan cepat hanya membutuhkan beberapa menit karena korban kondisinya sudah mengapung," kata Kapolres Sampang AKBP Hartono.
Menurutnya, saat pertama dievakuasi, kondisi tubuh korban masih utuh, belum terkikis oleh air, serta pakaian masih melekat di badan.
"Saat ini korban sudah berada di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang untuk dilakukan otopsi, sebab tidak ditemukan satupun tanda identitas korban," terangnya.
Pihak kepolisian berharap masyarakat dapat membantu dengan memberikan informasi jika ada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.
"Mudah-mudahan identitas korban cepat ditemukan agar segera dikebumikan," pungkasnya.
Sementara itu, Humas RSUD Sampang Amin Jakfar Sadik membenarkan adanya kiriman mayat yang ditemukan di sekitar Pantai Camplong.
"Jenazah masuk sekitar pukul 13.00 WIB ke RSUD Sampang. Untuk identitas masih belum ditemukan," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kondisi badan mayat setelah diotopsi sudah membengkak dan diperkirakan telah lama berada di air.
"Kalau melihat dari badannya yang bengkak semua, perkiraan sudah satu mingguan mayat ini. Untuk sementara, masih belum ada keluarga yang menghubungi kami,"pungkasnya.***
Editor: Admin
Laporan Warga
Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.
Sumenep
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Produksi Keris Tradisional
Achsanul Qosasi Dorong Percepatan KEK Tembakau Madura, Apresiasi Rencana Penambahan Layer Baru CHT
Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Belum Terealisasi, Diskop UKM Perindag Tunggu Perbup DBHCHT
Doa untuk Sang Proklamator, Ribuan Warga Sumenep Refleksikan Semangat Kebangsaan Bung Karno
Pamekasan
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Maut di Larangan Pamekasan, Pengendara Diduga Kurang Waspada Saat Berbelok
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bantu Pelaku UMKM di 13 Kecamatan
Antisipasi Potensi Eskalasi Massa, Polres Pamekasan Godok Kemampuan Dalmas Anggota
Bupati Pamekasan Bicara Ini Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Sampang
Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, PWI Sampang Gelar Bazar Sembako Murah di Depan Pendopo Trunojoyo
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang Ditemukan Tewas
Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Ledakan Petasan Rakitan dari Kaleng Susu Bakar Dua Anak di Sampang
Bangkalan
Madura
Okara