NEWS DIMADURA, SUMENEP – Di momentum Hari Jadi Kabupaten Sumenep yang ke-755 ini, Kabag Hukum Hizbul Wathan mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali jati diri Kabupaten Sumenep sebagai modal semangat untuk turut serta memajukan daerah.
Mas Wathan, sapaan akrab Kabag Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep, bahwa semangat itu dapat diwujudkan tentu dengan berlandaskan pada fondasi hukum yang kuat.
Menurutnya, momentum peringatan ini bukanlah sekadar perayaan tahunan, tetapi juga waktu yang tepat untuk mengingat bahwa Kabupaten Sumenep memiliki sejarah panjang yang menjadi akar tradisi dan kebudayaan hingga menjadi pedoman hidup di tengsh-tengah masyarakat.
“Sumenep telah melewati ratusan tahun sejarah, penuh kisah perjuangan dan kebudayaan yang memperkaya karakter kita. Memperingati hari jadi ini, kita tidak hanya mengenang masa lalu, tapi juga berusaha meneruskan semangat leluhur untuk terus membangun daerah ini,†ujar Wathan, saat diwawancara usai upacara peringatan, Kamis (31/10/2024).
Sebagai Kabag Hukum Setdakab Sumenep, Wathan mengaku sedang mengemban tugas penting untuk memastikan setiap kebijakan daerah berjalan sesuai aturan. Ia meyakini, tanpa kepatuhan terhadap hukum dan kebijakan yang adil, kemajuan Sumenep akan sulit tercapai.
“Di usia Kabupaten Sumenep yang ke-755 tahun ini, saya berharap kita semakin sadar akan pentingnya hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hukum adalah pondasi untuk memastikan masyarakat dapat hidup damai dan teratur,†tuturnya.
Namun demikian, menurutnya tugas sebagai Kabag Hukum itu tidak hanya untuk memastikan kebijakan daerah patuh pada aturan yang berlaku, tetapi juga bagaimana cara dan upaya melibatkan masyarakat dalam memahami hak dan kewajiban mereka.
"Masyarakat yang sadar hukum adalah elemen penting dalam pembangunan yang berkelanjutan. Kami ingin masyarakat Sumenep tidak hanya mengenal hukum, tetapi juga memahami bagaimana hukum itu berdampak langsung dalam kehidupan mereka,†jelasnya.
Pentingnya Kolaborasi dalam Pembangunan
Di tengah tantangan yang dihadapi Kabupaten Sumenep, Wathan juga sempat menyinggung pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Menurutnya, kerja sama lintas sektor akan memperkuat daya saing daerah di tengah persaingan global.
