Harapan 3: Aisyah Qatrun N (TK Miftahul Ulum Lenteng)
Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T., melalui Kabid Pariwisata Andrie Zulkarnain menegaskan, bahwa lomba adalah ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi, keberanian, dan semangat belajar.
“Setiap coretan anak-anak adalah cermin imajinasi, keberanian, dan semangat belajar. Dari sini kita melihat masa depan Sumenep yang penuh warna dan harapan,†kata Andrie.
Menurutnya, pemilihan Pendopo Keraton sebagai lokasi juga memiliki makna sejarah. Anak-anak diharapkan dapat menyerap nilai budaya leluhur sambil mengembangkan kreativitas.
“Ketika anak-anak berkarya di ruang bersejarah ini, kita ingin mereka menyerap energi budaya leluhur dan menjadikannya pijakan untuk melangkah maju,†tambahnya.
Kegiatan ini memperkuat identitas CoE Sumenep 2025 yang mengedepankan kreativitas dan kearifan lokal.
“Dengan adanya lomba ini, ajang CoE Sumenep semakin hidup dan mampu memperlihatkan wajah Sumenep sebagai kota yang kaya tradisi sekaligus peduli pada pengembangan bakat generasi mudanya,†katanya.
Ajang ini, lanjut Andrie, menjadi saksi lahirnya generasi kreatif yang diharapkan akan membawa nama Sumenep melangkah lebih jauh di masa depan.***

