NEWS SUMENEP, DIMADURA–Pemerintah Desa (Pemdes) Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menyalurkan bantuan sosial (bansos) pangan dari Badan Urusan Logistik (Bulog) kepada keluarga penerima manfaat (KPM), Minggu (28/6/2026).

‎Penyaluran bantuan yang dipusatkan di balai desa tersebut berlangsung tertib dengan melibatkan perangkat desa dan petugas terkait guna memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang berhak sesuai data penerima yang telah ditetapkan pemerintah.

‎Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng merek Minyakita. ‎Bantuan disalurkan berdasarkan data penerima yang telah melalui proses verifikasi.

‎Kepala Desa Basoka, Achmad Suhdi, mengatakan pemerintah desa berkomitmen mengawal proses penyaluran agar seluruh bantuan tepat sasaran dan diterima oleh warga yang berhak.

‎"Alhamdulillah, penyaluran bantuan beras dan minyak goreng hari ini dapat terlaksana dengan baik. Kami berupaya memberikan pelayanan yang maksimal agar masyarakat bisa menerima haknya dengan nyaman dan tertib. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari warga," ucap Achmad Suhdi.

‎Menurut dia, bantuan pangan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi sebagian warga.

‎"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif dan meringankan beban masyarakat," tutup dia. 

Bantuan pangan dari Bulog merupakan salah satu program bantuan sosial pemerintah yang ditujukan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori miskin maupun rentan miskin. 

‎Dalam program ini, penerima bantuan akan memperoleh:
‎‎20 kilogram beras
‎4 liter minyak goreng MinyaKita

‎Bantuan tersebut diberikan untuk satu periode penyaluran dan disalurkan melalui kerja sama pemerintah dengan Perum BULOG serta pemerintah daerah.

‎Mengacu pada Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), sasaran bantuan ini adalah masyarakat miskin dan keluarga yang mengalami kerawanan pangan dan gizi.

‎Program bantuan pangan telah berjalan sejak 2023 dan kembali dilanjutkan pada tahun 2026. ***