Kuasa hukum pelapor, Marlaf Sucipto, mengatakan kliennya memilih menempuh jalur hukum karena merasa hak-haknya sebagai istri telah dirugikan.

"Klien kami menempuh jalur hukum karena merasa hak-haknya sebagai istri telah dirugikan. Selanjutnya kami mempercayakan sepenuhnya proses ini kepada penyidik Polresta Sumenep," kata Marlaf, Kamis (16/7/2026) malam.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sumenep, Ipda Ardan, membenarkan adanya penggerebekan di rumah kos yang berada di Jalan Barito, Desa Pandian.

"Terkait penggerebekan di rumah kos Jalan Barito, Pandian, itu benar adanya. Yang melaksanakan pengamanan adalah anggota Polsek Kota bersama Satpol PP," ujar Ardan.

Menurut dia, pria berinisial A dan perempuan berinisial F yang diamankan dari lokasi kini telah ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sumenep.

"Saat ini inisial A dan F sudah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Sumenep," katanya.

Ardan menegaskan, kedua terlapor masih berstatus dalam proses penyidikan sehingga penyidik masih mendalami perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Saat ini dua orang yang bukan pasangan suami istri itu kami amankan dan masih dalam proses penyidikan. Untuk perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan sesuai hasil penyidikan," pungkasnya. ***