Momen itu terjadi secara spontan atas gagasan para kreator yang terlibat dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan.

“Ini bukan instruksi dari Istana, tetapi hanya spontan saja, keinginan teman-teman kreator,” ujarnya.

Fauzi mengaku mendapat usulan dari teman-teman kreator agar akhir rangkaian acara upacara ditutup dengan suasana yang lebih meriah.

“Waktu di sini, teman-teman bilang, ‘Pak, nanti pas terakhir penutup kita bikin heboh.’ Saya bilang, ya sudah, atur saja,” tutur Fauzi.

Alunan “Bola Bale” kemudian menjadi penanda berakhirnya rangkaian acara dengan suasana yang lebih cair.

Bupati dan wakil bupati bersama jajaran pemerintah daerah serta peserta upacara pun larut dalam kegembiraan. ***