Ia mengingatkan, target politik yang besar perlu diimbangi dengan upaya menjaga soliditas internal. Terlebih, kepengurusan baru PKB Sumenep memasang target peningkatan perolehan kursi di DPRD.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari panitia pengukuhan DPC PKB Sumenep mengenai perbedaan fasilitas konsumsi antara tamu VIP dan undangan non-VIP.
Kemaslahatan Umat dan Target Politik PKB
Sementara itu, dalam wawancara dengan wartawan, Kamis (8/10) sore, M. Kamalil Ersyad menegaskan komitmennya menjadikan PKB sebagai kekuatan politik yang berpihak kepada masyarakat.
Ia menyebut perjuangan partai harus berorientasi pada kemaslahatan umat, kesejahteraan masyarakat, serta kemajuan Kabupaten Sumenep.
“Jadi, kita adalah bagian daripada potensi Indonesia, khususnya Kabupaten Sumenep. Maka, partai ini akan berbuat bersama-sama untuk bagaimana Sumenep bisa maju, jaya, dan sejahtera melalui kekuatan politik,” katanya.
Menurut Ersyad, moral dan nilai kebangsaan menjadi landasan penting dalam perjuangan politik. Ia menilai pembangunan bangsa harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai moral yang kuat.
“Bangsa dibangun tanpa moral tidak bisa. Jadi, kita membangun bangsa salah satunya melalui PKB,” ujarnya.
Di bidang legislatif, Ersyad meminta Fraksi PKB di DPRD Sumenep mampu membaca kebutuhan masyarakat dan mengawal kebijakan pembangunan. Ia menilai fraksi memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kepentingan publik melalui jalur kebijakan.
“Fraksi harus cerdas melihat kebutuhan-kebutuhan dan kepentingan pembangunan di Kabupaten Sumenep. Maka, kita selalu menyampaikan kepada fraksi sebagai ujung tombak melahirkan kebijakan,” tuturnya.

