Oleh: Mohammad Suhaidi
“Wahai orang-orang yang beriman!
Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya.” (QS. Al-Hujurat: 6)
DIGITALISASI kehidupan terus berkembang pesat dan cepat. Inovasi berbagai bentuk dalam ruang digital, menjadi trend yang menunjukkan tentang akal dan pemikiran kreatifitas manusia abad ini tidak pernah lelah berkembang dan menemukan kemajuannya.
Digitalisasi kehidupan yang tercipta ini semakin menguatkan tentang peradaban manusia yang super canggih. Inilah era digital yang relatif telah mulai mengubah warna dan wajah kehidupan manusia dengan sangat revolutif. Teknologi digital telah menjadi pusat kemajuan masyarakat modern yang sangat krusial (di satu sisi), dan potensial (di sisi yang lain).
Temuan revolusioner oleh kecerdasan akal manusia abad digital ini diterjemahkan dalam penemuan konsep Artificial Intellegence (AI) atau “otak elektronik” (meminjam isilah KH. Bahauddin Mudhary dalam bukunya Setetes Rahasia Alam Tuhan, 2002:27).
Menurutnya, “otak elektronik ini, tidak bisa disamakan dengan otak manusia, paling tinggi hanya dapat mambantu para sarjana untuk mengetahui lebih dalam tentang kerja otak manusia”. Jadi, secerdas-cerdasnya AI, tetapi tidak akan bisa disamakan dengan kecerdasan otak manusia.
Prinsp kerja AI atau otak elektonik ini memang meniru otak cerdas manusia, tetapi tetap tidak bisa mengganti posisi otak kemanusian manusia yang sebenarnya. AI memang cerdas, tetapi tidak akan dapat mengalahkan kecerdasan hakiki manusia sebagai makhluk yang fi ahsani taqwim.
AI digerakkan oleh teknologi mesin yang generatif, tanpa perasaan dan tanpa rasa sebagaimana manusia dengan sifat-sifat kemanusiaannya yang ideal. AI adalah otak elektronik, bukan otak manusia yang manusiawi. Kerja otak mesin, pasti berbeda dengan kerja otak manusia.
Namun demikian, AI tetap menjadi produk teknologi digital yang cerdas dan canggih. Keberadannya pada abad ini telah mampu mengubah cara pandang manusia dalam memandang kehidupan. AI telah berhasil memberikan jalan baru bagi umat manusia dalam memperoleh, mengolah, dan menyebarkan informasi ang serba cepat.

