“Pimpinan OPD tidak hanya bertugas mengawasi pegawai, tetapi juga harus memberikan contoh nyata dalam menaati aturan dan menjalankan tanggung jawab. Dengan begitu, budaya disiplin dapat diterapkan secara konsisten di lingkungan kerja,” ujarnya.

Ia berharap, keteladanan pimpinan dapat mendorong seluruh ASN memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing serta bekerja secara tertib, profesional, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.


Pemkab Sumenep berharap penguatan disiplin aparatur berdampak pada efektivitas pelaksanaan program dan kualitas pelayanan publik.

Sebab, kepatuhan terhadap prosedur dan tanggung jawab kerja merupakan bagian penting dari penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Imam menegaskan, setiap ASN memiliki peran dalam memastikan program pemerintah berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Seluruh ASN harus menjadikan disiplin dan tanggung jawab sebagai bagian dari budaya kerja. Komitmen itu penting agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan dengan baik dan program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap seluruh aparatur di lingkungan Pemkab Sumenep terus meningkatkan kesadaran untuk bekerja secara profesional, mematuhi ketentuan, dan mengutamakan tanggung jawab dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat. ***