NEWS, SUMENEP - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kabakesbangpol) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain menargetkan 6 paskibra binaannya tembus jadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Republik Indonesia.

Baru tahun ini, pendelegasian paskibra perwakilan Kabupaten Sumenep ditangani langsung oleh Bakesbangpol setempat. Sejumlah upaya dilakukan saat sesi persiapan; mulai dari pelatihan fisik, psikis, hingga tes kecerdasan dan kebugaran.

"Enam pasukan pengibar bendera pusaka ini merupakan duta paskibra Sumenep yang pada hari Jumat tanggal 15 Mei nanti kita berangkatkan, kita dampingi untuk ikut seleksi di tingkat Jawa Timur," kata Kabakesbangpol Dzul kepada media ini, Selasa (30/4) siang.

Dzulkarnain mengutarakan, 6 duta paskibraka tersebut merupakan hasil penjaringan melalui 6 tahap seleksi yang cukup ketat oleh tim dari unsur Polri, TNI dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Jawa Timur.

"Pada saat pembukaan itu jumlah pendaftar total ada 350 siswa tingkat SMA se-Kabupaten Sumenep, dari daratan maupun kepulauan, termasuk juga MAN (Madrasah Aliyah Negeri, red)," paparnya.


BERITA TERKAIT:

Bakesbangpol Sumenep Siap Kirim Paskibraka ke Tingkat Jatim https://dimadura.id/usai-seleksi-tingkat-kabupaten-bakesbangpol-sumenep-siap-kirim-delegasi-paskibraka-ke-tingkat-jatim/

"Dari 350 siswa disaring menjadi 75 siswa, diseleksi kembali hingga tinggal 6 siswa duta paskibra yang ada saat ini," imbuhnya.

H-25 sebelum pemberangkatan ke tingkat Jawa Timur, 6 duta paskibraka Sumenep ini akan terus mendapatkan didikan pramuka secara rutin. "Pagi dan sore, terus sampai mereka benar-benar siap," katanya.

Tidak hanya latihan fisik, 6 duta paskibraka terpilih juga akan mendapatkan pembinaan secara psikis, seperti mengajak mereka rekreasi, dan hal-hal lain yang dapat menopang kebugaran serta kemampuan mereka dalam bidang pramuka.

"Kesehatan kita pantau juga ya, dan saya jamin terutama di H-25 sampai tanggal 15 Mei nanti, mereka saya pastikan dalam kondisi prima dan sudah ready," yakin Dzul.