Melihat postur tubuh enam duta paskibraka yang terpilih, dirinya optimis mereka mampu bersaing di tingkat provinsi, bahkan tingkat nasional.


BACA JUGA: 

Mahasiswa Santri dari Universitas Annuqayah Raih Juara 2 Lomba Teknik Tingkat Nasional https://dimadura.id/santri-dari-universitas-annuqayah-raih-juara-ii-tender-competition-2024-tingkat-nasional/

"Kan tidak hanya kita lihat dari ukuran tinggi badan, tetapi dari postur tubuh seseorang kita sudah bisa membaca apakah dia memang pantas atau tidak selaku paskibra," tukasnya.

Dari sisi kecakapan dan kecerdasan intelektual, hal itu menurutnya sudah dapat dilihat pada saat tahap tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU), termasuk di dalamnya tes kemampuan administrasi dan kesehatan.

Sebagai bentuk antisipasi, peserta perempuan menurutnya juga harus melalui tahap tes kehamilan. "Kita ini tidak main-main, kita ingin memastikan, khawatir nanti kalau sudah deket ya kan.. untuk meminimalisir segala kemungkinan," gamblang Dzul menegaskan.

Sebelum menutup keterangan, Kabakesbangpol Dzulkarnain berharap kepada masyarakat secara umum agar turut mendoakan kesuksesan putra-putri paskibraka perwakilan Kabupaten Sumenep ini.

"Semoga tidak hanya lolos seleksi di tingkat Jawa Timur, tetapi juga bisa tembus Nasional. Mohon doa restu," pungkasnya.***